• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Rasionalisasi Berkah dalam Al-Qur'an (Telaah Ayat-ayat Al-Qur'an tentang Riba dan Shodaqoh)

    Thumbnail
    View/Open
    06913023.pdf (6.434Mb)
    Date
    2010
    Author
    Nuha, Ulin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas ekonomi dimasyarakat saat ini yang cenderung bersikap rasional tanpa mempertimbangkan aspek etika dan norma-norma agama dalam menjalankan aktivitas ekonomi. Hal ini terbukti dengan maraknya pengambilan hak orang lain baik dengan cara penipuan, riba, monopoli dalam setiap transaksi ekonomi. Sehingga menimbulkan keresahan dan memunculkan konflik sosial di masyarakat. Pada hal dalam Islam diajarkan untuk menjalankan kegiatan ekonomi dengan cara yang baik dan halal. Riba dan sodaqoh bagaikan sisi mata uang yang saling berkaitan. Dalam riba mengandung unsur penganiayaan dan merugikan hak orang lain sedangkan dalam sodaqoh mengajarkan tentang saling tolong-menolong dan mengajarkan sikap toleran terhadap kesusahan orang lain. Tujuan dari ekonomi Islam adalah untuk memperoleh keberkahan baik di dunia dan akhirat. Barokah adalah satu karunia yang tidak bisa dipantau. Konsep tentang barokah ini meliputi semua spektrum perilaku manusia. Ada tidaknya sebuah barokah tergantung pada benar tidaknya sebuah perilaku dan tindakan seseorang. Studi ini dilakukan dengan maksud untuk menjelaskan bahwa dalam kegiatan ekonomi tidak harus selalu di dasarkan pada rasio/akal saja tapi juga ada faktor lain yang mempengaruhinya Manusia sebagai pelaku ekonomi bukanlah makhluk yang keras dan kaku yang terdiri dari jasad tapi juga terdiri dari jiwa yang membutuhkan spirit untuk mencapai ketenangan. Adapun jenis penelitian ini adalah liberary research dengan pertimbangan bahwa penelitian kepustakaan dianggap paling sesuai untuk menjawab masalah yang diangkat dalam penelitian ini. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kritis, yang dimaksudkan untuk mengetahui dan menemukan penafsiran yang lebih kontekstual mengenai riba dan sodaqoh. Berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwasannya tujuan manusia adalah memperoleh falah baik di dunia dan akhirat. Dalam surat Al-Baqarah ayat 276 dan Ar-rum 39 menggambarkan sedekah akan meningkatkan efek positif pada harta kekayaan. Sebaliknya riba, yang tampak sepintas akan menambah kuantitas harta, namun harta yang bertambah itu sebenarnya berkurang dari nilai-nilai yang utama. Walaupun hal ini tampak sebagai suatu yang paradoksal, namun hal ini merupakan fakta yang tidak bisa dibantah. Anggapan Ekonomi Islam dalam menjalankan perekonomian tidak hanya berasaskan pada logika semata, akan tetapi juga berlandaskan pada nilai-nilai moral dan etika serta tetap berpedoman kepada petunjuk-petunjuk dari Allah SWT.Individu rasional adalah individu yang berusaha memaksimumkan al-falah dibanding memaksimumkan kepentingan diri sendiri (self interest). Tujuan ilmu ekonomi Islam adalah kesejahteraan manusia dalam arti yang lebih luas dan lebih berat. Kesejahteraan yang dimaksud tidak selalu diukur dengan materi atau uang, akan tetapi terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan dasar manusia yang merupakan implementasi dari tujuan-tujuan syariah (maqashid syari'ah).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61134
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV