• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbandingan Debt Financing dan Equity Financing Pada Perbankan Syariah di Indonesia dalam Pencapaian Tujuan Ekonomi Islam Perspektif Maqasid Syariah

    Thumbnail
    View/Open
    13913013.pdf (8.147Mb)
    Date
    2016
    Author
    Maksum
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Mendominasinya debt financing daripada equity financing menjadikan perkembangan perbankan syariah di Indonesia tidak berjalan sesuai dengan tujuan utamanya yaitu penerapan sistem profit loss sharing baik dari sisi produk, liability mapun aset. Perbandingan antara debt financing dan equity financing dilakukan untuk menganalisis faktor yang lebih dominan dalam pengaruhnya terhadap maqasid syariah sebagai tujuan dari ekonomi Islam. Analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan variabel dependen maqasid syariah indeks, dan variabel independen adalah debt financing dan equity financing. Data yang digunakan adalah laporan tahunan dari 11 bank unit syariah di Indonesia periode 2010-2014. Hasil penelitian diperoleh bahwa debt financing dan equity financing berpengaruh positif signifikan terhadap maqasid syariah indeks. Sedangkan dari hasil perbandingan antara debt financing dan equity financing dalan mencapai tujuan ekonomi Islam perspsektif maqasid syariah dilihat dari koefisien regresi data panel yang menunjukkan bahwa secara uji statistik pengaruh debt financing lebih besar daripada equity financing. Akan tetapi dengan portofolio debt financing yang lebih mendominasi daripada equity financing, perbedaan koefisien determinasinya sangat rendah sehingga hasilnya sejalan dengan teori yang dipakai dalam penelitian ini. Bahwa equity financing lebih sesuai dalam pencapaian tujuan ekonomi Islam daripada debt financing. Untuk itu perbankan syariah dalam penyaluran dana harus lebih mengutamakan equity financing agar lebih mendominasi dari debt financing sehingga pengaruhnya lebih besar terhadap maqasid syariah. Dalam jangka panjang, equity financing mempunyai prospek dan pengembalian return yang baik terhadap usaha yang dibiayai oleh perbankan syariah. Equity financing juga tidak terpengaruh oleh krisis ekonomi. Terlebih lagi dalam usaha untuk mencapai maqasid syariah, pemerintah perlu mendukung dan memberikan fasilitas dalam rangka meningkatkan equity financing sebagai bagian dari distribusi kekayaan untuk kesejahteraan masyarakat.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/60651
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1687]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV