Show simple item record

dc.contributor.authorMaksum
dc.date.accessioned2026-02-13T08:49:32Z
dc.date.available2026-02-13T08:49:32Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60651
dc.description.abstractMendominasinya debt financing daripada equity financing menjadikan perkembangan perbankan syariah di Indonesia tidak berjalan sesuai dengan tujuan utamanya yaitu penerapan sistem profit loss sharing baik dari sisi produk, liability mapun aset. Perbandingan antara debt financing dan equity financing dilakukan untuk menganalisis faktor yang lebih dominan dalam pengaruhnya terhadap maqasid syariah sebagai tujuan dari ekonomi Islam. Analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan variabel dependen maqasid syariah indeks, dan variabel independen adalah debt financing dan equity financing. Data yang digunakan adalah laporan tahunan dari 11 bank unit syariah di Indonesia periode 2010-2014. Hasil penelitian diperoleh bahwa debt financing dan equity financing berpengaruh positif signifikan terhadap maqasid syariah indeks. Sedangkan dari hasil perbandingan antara debt financing dan equity financing dalan mencapai tujuan ekonomi Islam perspsektif maqasid syariah dilihat dari koefisien regresi data panel yang menunjukkan bahwa secara uji statistik pengaruh debt financing lebih besar daripada equity financing. Akan tetapi dengan portofolio debt financing yang lebih mendominasi daripada equity financing, perbedaan koefisien determinasinya sangat rendah sehingga hasilnya sejalan dengan teori yang dipakai dalam penelitian ini. Bahwa equity financing lebih sesuai dalam pencapaian tujuan ekonomi Islam daripada debt financing. Untuk itu perbankan syariah dalam penyaluran dana harus lebih mengutamakan equity financing agar lebih mendominasi dari debt financing sehingga pengaruhnya lebih besar terhadap maqasid syariah. Dalam jangka panjang, equity financing mempunyai prospek dan pengembalian return yang baik terhadap usaha yang dibiayai oleh perbankan syariah. Equity financing juga tidak terpengaruh oleh krisis ekonomi. Terlebih lagi dalam usaha untuk mencapai maqasid syariah, pemerintah perlu mendukung dan memberikan fasilitas dalam rangka meningkatkan equity financing sebagai bagian dari distribusi kekayaan untuk kesejahteraan masyarakat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPerbankan Syariahen_US
dc.subjectDebt Financingen_US
dc.subjectEquity Financingen_US
dc.subjectMaqasid Syariahen_US
dc.titlePerbandingan Debt Financing dan Equity Financing Pada Perbankan Syariah di Indonesia dalam Pencapaian Tujuan Ekonomi Islam Perspektif Maqasid Syariahen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM13913013


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record