• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Motivasi Pendirian BMT (Studi Kasus BMT-BMT Anggota Forum Komunikasi Ekonomi Syari'ah (FORMES) di Kabupaten Sleman)

    Thumbnail
    View/Open
    03913017.pdf (5.389Mb)
    Date
    2005
    Author
    Jamroni
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tahun-tahun terakhir ini merupakan tahun kebangkitan gerakan ekonomi Islam, hal ini antara lain ditandai semakin banyak bermunculan bank-bank konvensional menggunakan atribut syari'ah dan lembaga-lembaga keuangan mikro yang berbasis syar'i seperti BMT. Seseorang mendirikan suatu lembaga tentu memiliki maksud dan tujuan. aktivitas untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, sangat dipengaruhi oleh motif yang ada pada dirinya. Aktivitas mencapai suatu tujuan berdasar motifnya ini disebut motivasi. Jika dicermati, label atau atribut syari'ah yang ada pada bank konvensional tidak lebih sebagai upaya untuk dapat lebih bersaing dan merebut hati masyarakat yang secara umum memiliki emosional fanatisme religius yang tinggi. Hal ini pula rupanya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian masyarakat untuk berupaya mendirikan lembaga keuangan mikro yang berbasis syari'ah dalam bentuk Lembaga Keuangan Syari'ah (LKS) maupun Unit Jasa Keuangan Syari'ah (UJKS) seperti Baytul Mal wat-Tamwil (BMT). Penelitian ini bersifat field research, didesain dengan metode deskriptif kualitatif, dengan sampel 10 dari 25 BMT anggota FORMES, dan pengambilan sampelnya dilakuakan secara porposif random sampling yang ditentukan berdasar pada besar-kecilnya aset yang dimiliki. Data penelitian ini digali melalui wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi para pendiri mendirikan BMT di wilayah Kabupaten Sleman khususnya yang tergabung dalam FORMES. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa motivasi pendiri mendirikan BMT secara umum tinggi, hal itu tunjukkan oleh tingginya pengetahuan yang dimiliki oleh pendiri sebelum mendirikan BMT, yakni nilai rata-rata 17,1 dari 20 atau 86 % dari skor maximum; keyakinan terhadap penilaian BMT sebagai lembaga keuangan syari'ah yang baik, yakni nilai rata-rata 17 dari 20 atau 84 % dari nilai maximum; dan harapan yang kuat terhadap kemajuan ekonomi Islam, peningkatan kesejahteraan masyarakat/umat, dengan nilai rata-rata 19 dari 20 atau 90,25% dari skor maximum. Melihat realita tersebut, maka yang harus dilakukan oleh Pemerintah khususnya Departemen Koperasi yang secara langsung menaungi BMT, hendaknya memberdayakan para akademisi dan ulama, untuk memberikan bimbingan dan pendampingan secara intensif dan terpadu kepada para pendiri BMT supaya dapat berkembang dan tidak stagnan apalagi mati.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/60053
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV