• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Visi Tasikmalaya yang Religius/Islam sebagai Implementasi Kebijakan Publik di Era Otonomi Daerah (Studi Kasus atas Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2001)

    Thumbnail
    View/Open
    9901111.pdf (5.755Mb)
    Date
    2003
    Author
    Mahrus, Aos
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Undang-undang No. 22 Tahun 1999 dan Kepres Nomor 67 tahun 1999 mengisyaratkan pelaksanaan otonomi daerah. Bidang-bidang pemerintahan yang tadinya menjadi wewenang pemerintah pusat kini beralih ke pemerintah daerah. Peraturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2001 tentang Rencana Strategis (Renstra) Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu contoh dari bentuk hak dan wewenang pemerintah daerah untuk mengatur dirinya secara mandiri sesuai dengan realitas kehidupan keagamaan masyarakat Tasikmalaya. Terdapat empat permasalahan yang paling mendasar dalam penelitian ini, yaitu: (1) proses lahirnya Perda No. 3 Tahun 2001 tentang Renstra Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999; (2) partisipasi publik dalam proses lahirnya Perda No. 3 Tahun 2001 tentang Renstra Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya; (3) impelementasi Visi Tasikmalaya yang Religius/Islami terhadap Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya; dan (4) tanggapan masyarakat atas kebijakan yang telah dibuat oleh Pemda Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini bisa dianggap sebagai analisis kebijakan publik, karena dilakukan observasi selama kurang lebih setahun dalam melihat tanggapan masyarakat terhadap kebijakan yang dibuat oleh Pemda berupa Renstra. Pemikiran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah tentang partisipasi publik dalam menentukan kebijakan pemerintah, dan kebijakan yang bagaimanakah yang seharusnya dikeluarkan oleh pemerintah. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah studi kasus, dengan mengambil kasus Perda No. 3 Tahun 2001 tentang Visi Tasikmalaya yang Religius/Islami. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap berbagai elemen masyarakat Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perda No. 3 Tahun 2001 tentang Visi Tasikmalaya yang Religius/Islami ternyata dalam proses kelahirannya dianggap tidak melibatkan masyarakat banyak. Untuk itu masyarakat Tasikmalaya menganggap bahwa Perda No. 3 Tahun 2001 sangat bertolak belakang dengan visi dan misi yang diembannya. Perda ini lahir karena didasarkan atas kepentingan politik tertentu. Dalam satu tahun sejak dilahirkannya, Perda ini justru menjadi justifikasi atas keputusan- keputusan Bupati yang cenderung menodai iklim demokratisasi dan penegakkan HAM yang digariskan orde reformasi sekarang ini. Maka muncul berbagai keinginan untuk melakukan Counter Legal Drafting terhadap Perda ini, seperti yang dilakukan oleh LKAHAM Tasikmalaya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/59871
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV