• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aplikasi Produk-produk Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Berkah Dana Fadhillah dan Fenomena Sosial (Studi Kasus di Air Tiris Kampar Riau)

    Thumbnail
    View/Open
    2011016.pdf (4.645Mb)
    Date
    2003
    Author
    Mawardi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seluruh produk-produk perbankan syariah harus berprinsip keadilan, tidak berdasarkan bunga (interest rate). Idealisasi tersebut tercermin dalam landasan UU No. 10 Tahun 1998 tentang perbankan. Pada tataran aplikatif (tatbiqi), sebagaimana yang diimplemen- tasikan oleh BPRS Berkah Dana Fadhillah Air Tiris Kampar Riau, pada konsep normatif tentu berharap yang ideal. Namun setelah BPRS BDF tersebut bergerak sebagai lembaga keuangan (financial institution), mekanisme produk menjadi kurang ideal karena berbagai interaksi, baik internal maupun eksternal. Dari dalam (intern) perbankan itu sendiri, masih ada produk-produk yang belum populer, manajemen (pengelola), dan sumber daya manusia para penyelenggaranya. Sedangkan dari segi ekstern, kondisi sosial, peran tokoh masyarakat dan para ulama serta pemahaman masyarakat berimplikasi terhadap keberadaan BPRS BDF. Melihat problematika penerapan konsep normatif muamalah dalam praktek perbankan syariah di BPRS BDF, penulis melakukan kajian aplikasi terhadap tiga produk, yaitu Musyarakah, Mudarabah dan Murábaḥah. Dari tinjauan empiris dan normatif, kajian diperdalam dengan faktor-faktor kelembagaan yang dapat dijadikan landasan pengembangan BPRS. Secara sosiologis masyarakat Kampar sebagai tempat BPRS BDF berada sangat religius. Namun kondisi telah menciptakan sebagian masyarakatnya tergantung pada rentenir, praktek ijon, dan melakukan helah. Demikian juga dalam persepsi keagamaan, ibadah Mahdah lebih dikedepankan daripada muamalah seperti perbankan. Namun pembahasan di sini tidak dijelaskan secara kuantitatif, akan tetapi secara kualitatif dengan kajian kepustakaan yang didasarkan pada data empiris.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/59790
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV