Strategi Ahmadiyah Dalam Mempertahankan Eksistensi Di Indonesia 2008-2024
Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi yang diterapkan oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia
(JAI) dalam mempertahankan eksistensi mereka di tengah berbagai tantangan
sosial, politik, dan agama di Indonesia. Ahmadiyah, yang didirikan oleh Mirza
Ghulam Ahmad di India pada akhir abad ke-19, mulai masuk ke Indonesia pada
awal abad ke-20. Sejak kedatangannya, Ahmadiyah telah menghadapi berbagai
bentuk diskriminasi dan tindakan intoleransi, terutama sejak era Reformasi yang
membuka ruang bagi kebebasan beragama namun juga memunculkan tantangan
baru bagi minoritas agama. Sebagai sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) yang
sering kali menghadapi persekusi, JAI telah mengembangkan berbagai pendekatan
untuk melindungi komunitasnya dan tetap aktif dalam kegiatan sosial dan
keagamaan.
Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam
dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi strategi utama yang digunakan oleh
Ahmadiyah.
Collections
- International Relations [914]
