Show simple item record

dc.contributor.authorM, Fajar Assiddiq Srisya
dc.date.accessioned2024-06-27T01:24:22Z
dc.date.available2024-06-27T01:24:22Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/50436
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji strategi yang diterapkan oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dalam mempertahankan eksistensi mereka di tengah berbagai tantangan sosial, politik, dan agama di Indonesia. Ahmadiyah, yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India pada akhir abad ke-19, mulai masuk ke Indonesia pada awal abad ke-20. Sejak kedatangannya, Ahmadiyah telah menghadapi berbagai bentuk diskriminasi dan tindakan intoleransi, terutama sejak era Reformasi yang membuka ruang bagi kebebasan beragama namun juga memunculkan tantangan baru bagi minoritas agama. Sebagai sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) yang sering kali menghadapi persekusi, JAI telah mengembangkan berbagai pendekatan untuk melindungi komunitasnya dan tetap aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi strategi utama yang digunakan oleh Ahmadiyah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAhmadiyahen_US
dc.subjectDiskriminasien_US
dc.subjectTransnasionalen_US
dc.subjectNgoen_US
dc.titleStrategi Ahmadiyah Dalam Mempertahankan Eksistensi Di Indonesia 2008-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17323117


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record