• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pencegahan Kecelakaan Kerja Dengan Metode Hiradc Pada Pekerjaan Perkerasan Lentur Proyek Pembangunan Ruas Jalan Tawang – Ngalang Segmen Ii

    Thumbnail
    View/Open
    19511200.pdf (2.874Mb)
    Date
    2024
    Author
    Berty, Celviani Dityaningrum
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembangunan Jalan Provinsi di Kabupaten Gunung Kidul dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan pendapatan perkapita antar wilayah Jawa bagian utara, tengah dan selatan. Proyek Pembangunan Ruas Jalan Tawang – Ngalang bertujuan melayani angkutan produk – produk daerah potensi menuju daerah pemasaran serta menjadi jalur alternatif untuk jalur lintas Kota Wisata Gunung Kidul yang sudah padat lalu lintasnya. Industri konstruksi salah satu sektor dengan tingkat risiko kecelakaan dan cedera tinggi. Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah menjadi prioritas utama dalam upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi para pekerja di industri konstruksi. Kecelakaan kerja merupakan masalah yang dapat mengakibatkan kerugian material dan finansial serta produktivitas. Pencegahan kecelakaan kerja menjadi fokus utama dalam upaya untuk mengurangi bahkan menghilangkan kemungkinan terjadi kecelakaan yang merupakan konsekuensi dari potensi bahaya yang akan dihadapi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis pencegahan kecelakaan HIRADC. Dilakukan dengan observasi dan wawancara dalam melakukan identifikasi bahaya, memperkirakan risiko serta penentuan pengendalian bahaya lalu dilakukan verifikasi oleh ahli K3 di lapangan. Berdasarkan identifikasi bahaya yang didapatkan pada pekerjaan perkerasan lentur didapatkan 33 potensi bahaya. Hasil penilaian risiko sebelum dilakukan pengendalian didapatkan jenis bahaya dengan tingkat risiko kecil sebanyak 2 risiko (6,06%), tingkat risiko sedang sebanyak 31 risiko (93,94%) dan tidak ada pekerjaan dengan tingkat risiko besar. Setelah dilakukan pengendalian risiko, didapatkan bahwa bahaya dengan sisa risiko pada tingkat sedang menurun sebanyak 3 risiko (9,09%) dan pada tingkat kecil sebanyak 30 risiko (90,91%). Pengendalian risiko yang dilakukan pada penelitian ini sesuai dengan hirarki pengendalian risiko, yaitu eliminasi, rekayasa teknis, administratif, dan alat pelindung diri (APD).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/50358
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [222]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV