Show simple item record

dc.contributor.authorBerty, Celviani Dityaningrum
dc.date.accessioned2024-06-25T06:27:43Z
dc.date.available2024-06-25T06:27:43Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/50358
dc.description.abstractPembangunan Jalan Provinsi di Kabupaten Gunung Kidul dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan pendapatan perkapita antar wilayah Jawa bagian utara, tengah dan selatan. Proyek Pembangunan Ruas Jalan Tawang – Ngalang bertujuan melayani angkutan produk – produk daerah potensi menuju daerah pemasaran serta menjadi jalur alternatif untuk jalur lintas Kota Wisata Gunung Kidul yang sudah padat lalu lintasnya. Industri konstruksi salah satu sektor dengan tingkat risiko kecelakaan dan cedera tinggi. Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah menjadi prioritas utama dalam upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi para pekerja di industri konstruksi. Kecelakaan kerja merupakan masalah yang dapat mengakibatkan kerugian material dan finansial serta produktivitas. Pencegahan kecelakaan kerja menjadi fokus utama dalam upaya untuk mengurangi bahkan menghilangkan kemungkinan terjadi kecelakaan yang merupakan konsekuensi dari potensi bahaya yang akan dihadapi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis pencegahan kecelakaan HIRADC. Dilakukan dengan observasi dan wawancara dalam melakukan identifikasi bahaya, memperkirakan risiko serta penentuan pengendalian bahaya lalu dilakukan verifikasi oleh ahli K3 di lapangan. Berdasarkan identifikasi bahaya yang didapatkan pada pekerjaan perkerasan lentur didapatkan 33 potensi bahaya. Hasil penilaian risiko sebelum dilakukan pengendalian didapatkan jenis bahaya dengan tingkat risiko kecil sebanyak 2 risiko (6,06%), tingkat risiko sedang sebanyak 31 risiko (93,94%) dan tidak ada pekerjaan dengan tingkat risiko besar. Setelah dilakukan pengendalian risiko, didapatkan bahwa bahaya dengan sisa risiko pada tingkat sedang menurun sebanyak 3 risiko (9,09%) dan pada tingkat kecil sebanyak 30 risiko (90,91%). Pengendalian risiko yang dilakukan pada penelitian ini sesuai dengan hirarki pengendalian risiko, yaitu eliminasi, rekayasa teknis, administratif, dan alat pelindung diri (APD).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKonstruksien_US
dc.subjectKeselamatan dan Kesehatan Kerjaen_US
dc.subjectHiradcen_US
dc.subjectPekerjaan Perkerasanen_US
dc.titleAnalisis Pencegahan Kecelakaan Kerja Dengan Metode Hiradc Pada Pekerjaan Perkerasan Lentur Proyek Pembangunan Ruas Jalan Tawang – Ngalang Segmen Iien_US
dc.title.alternativeAnalysis Of Occupational Accident Prevention Using Hiradc Method On Flexible Pavement Work Of Tawang – Ngalang Segment Ii Road Constructionen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19511200


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record