• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Konsep Building Information Modelling (Bim) Dalam Estimasi Quantity Take Off Material Pekerjaan Plumbing (Implementation The Concept Of Building Information Modelling (Bim) In Quantity Take Off Plumbing Job Material Estimation)

    Thumbnail
    View/Open
    15511041.pdf (22.41Mb)
    Date
    2020
    Author
    Nugraha, Aditya Kurnia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kualitas, waktu dan biaya adalah tiga elemen terpenting dalam setiap proyek konstruksi. Membangun informasi yang datang dalam berbagai dimensi tepat waktu dan akurat akan memfasilitasi proses pengambilan keputusan yang canggih yang dapat meningkatkan kualitas, waktu, dan biaya pembangunan. 5D BIM adalah mode yang muncul di sektor konstruksi yang mengintegrasikan semua informasi penting dari desain pertama ke tahap konstruksi akhir. Informasi terintegrasi kemudian diberi peringkat dan dikomunikasikan melalui Desain dan Konstruksi Virtual (VDC). Dengan basis Open BIM, integrasi antara berbagai disiplin informasi dapat dengan mudah untuk berkomunikasi dan berkolaborasi. Seluruh proses dimulai dengan pengembangan gambar (2D) menjadi model digital (3D) dan diikuti oleh scheduling (4D) dan cost (5D). Pengamatan pada faktor – faktor kunci yang mempengaruhi kelayakan BIM 5D, termasuk upaya pemodelan, interoperabilitas, output informasi dan kendala. Output dari proses authorizing dengan menggunakan software RevitMEP 2016 sendiri mampu secara menyeluruh menampilkan informasi quantity take off (QTO) yang diperlukan dalam suatu proyek konstruksi sesuai studi kasus yang terbatas hanya pada pekerjan plumbing yang dalam tahapan analisis lebih lanjut lagi dibantu oleh software pendukung seperti Microsoft Excel guna menselaraskan estimasi quantity take off materal pekerjaan plumbing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 5D BIM tentu memiliki kegunaan yang tinggi yang selanjutnya membedakan BIM dari Computer Aided Design (CAD). Hasil analisis instalasi pipa menunjukkan rata – rata perbedaan sebesar 13,36 % dengan perbedaan maksimal terdapat pada instalasi air bersih sebesar 17,16%. Aksesoris pipa menunjukkan perbedaan sebesar 100% dikarenakan dalam dokumen proyek tidak memuncul jumlah quantity take off material untuk aksesoris pipa yang dalam estimasi kebutuhannya dihitung berdasarkan 15% dari nominal total instalasi pipa. Sanitasi tidak menunjukkan perbedaan atau 0% dikarenakan modelling 3D sesuai dengan jumlah titik sanitasi detailed engineering design dokumen proyek. Setelah 5D BIM telah matang dan diterima secara umum, diharapkan dimensi informasi BIM tambahan akan dimasukkan dalam model bangunan digital canggih untuk mencapai hasil proyek tertentu.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/28624
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV