• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Alat Kontrasepsi Hormonal Terhadap Kenaikan Berat Badan Akseptor KB di Puskesmas Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara

    Thumbnail
    Date
    2010-02-10
    Author
    Paramitha, Wilmah / 06711145
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu upaya untuk mengendalikan jumlah penduduk di Indonesia adalah melalui program Keluarga Berencana yang bertujuan untuk menekan angka kelahiran. Jumlah akseptor KB yang menggunakan kontrasepsi hormonal lebih besar dibandingkan kontrasepsi non-hormonal. Alat kontrasepsi hormonal terdiri dari pil oral, suntikan, implant, dan AKDR yang mengandung hormon progestin. Salah satu efek samping dari penggunaan kontrasepsi hormonal adalah kenaikan berat badan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat kontrasepsi hormonal berupa pil oral, suntikan, dan implant terhadap kenaikan berat badan akseptor KB. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian crosssectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 orang dan terbagi dalam 3 kelompok, yaitu akseptor pil oral 35 orang, akseptor suntikan 35 orang, dan akseptor implant 20 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Data yang diambil berupa rata-rata berat badan akseptor KB sebelum dan setelah penggunaan kontrasepsi hormonal. Analisis data dilakukan dengan Paired Samples T-Test dan Kruskal Wallis Test. Hasil Penelitian : Rata-rata kenaikan berat badan akseptor pil oral, suntikan, dan implant masing-masing adalah 3,33 kg, 5,89 kg, dan 1,63 kg. Berdasarkan Paired Samples T-Test, kenaikan berat badan pada akseptor pil oral (P = 0,000), suntikan (P = 0,000), dan implant (P = 0,007) dianggap signifikan (P-value < 0,05). Berdasarkan Kruskal Wallis Test dan Mann-Whitney Test, alat kontrasepsi hormonal berupa suntikan memiliki perbedaan kenaikan berat badan yang signifikan dibandingkan dengan alat kontrasepsi pil oral maupun implant (P = 0,000). Kesimpulan : Alat kontrasepsi hormonal berupa pil oral, suntikan, dan implant memiliki pengaruh terhadap kenaikan berat badan akseptor KB. Alat kontrasepsi hormonal berupa suntikan memiliki pengaruh terbesar dibandingkan alat kontrasepsi hormonal berupa pil oral dan implant.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/23899
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV