• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Formulasi Minyak Atsiri Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dan Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) dengan Eksipien HPMC K100M sebagai Gel Hand Sanitizer

    Thumbnail
    View/Open
    16711155 abstract Amalia Adityas Dyah Safitri.pdf (844.0Kb)
    Date
    2019-12-20
    Author
    Amalia Adityas Dyah Safitri, 16711155
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Mencuci tangan meggunakan gel hand sanitizer merupakan cara yang praktis untuk mencegah penyebaran penyakit infeksi. Namun, beberapa orang merasa tidak nyaman menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol. Senyawa dari bahan alam menjadi salah satu pilihan. Minyak atsri daun sirih merah dan daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri, sehingga memungkinkan untuk dibuat menjadi gel hand sanitizer dengan eksipien HPMC K100M. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas antibakteri formulasi minyak atsiri daun sirih merah dan daun kemangi dengan eksipien HPMC K100M sebagai gel hand sanitizer serta membandingkan aktivitas antibakteri gel tersebut dengan gel hand sanitizer berbasis alkohol. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium. Penelitian ini menguji aktivitas antibakteri gel hand sanitizer minyak atsiri daun sirih merah dan daun kemangi yang terbagi menjadi tiga formula dengan konsentrasi HPMC K100M yang berbeda, F1 (0,125%), F2 (0,25%), dan F3 (0,5%) dengan kontrol gel hand sanitizer berbasis alkohol. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis menggunakan uji statistik Paired T-test dan One Way Anova. Hasil: Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan ketiga formula gel hand sanitizer dapat menurunkan jumlah bakteri di tangan setelah mencuci tangan dengan gel tersebut. Hasil Formula 1 lebih baik dari 2. Namun hasil pengujian Paired T-test menunjukkan Formula 1, Formula 2 dan 3 memiliki hasil p>0,05. Hasil uji One Way Anova menunjukkan nilai p>0,05. Kesimpulan: Formulasi gel hand sanitizer minyak atsiri daun sirih merah dan daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri. Ketiga formula hand sanitizer minyak atsiri daun sirih merah dan daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri setara dengan gel hand sanitizer berbasis alkohol. Namun Formula F1 lebih baik daripada F2 dan F3
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/24049
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV