• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PEMETAAN LOKASI PEMBUANGAN SAMPAH ILEGAL MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN BANTUL

    Thumbnail
    View/Open
    01 Cover.pdf (214.0Kb)
    02 Preliminari.pdf (384.0Kb)
    03 Daftar Isi.pdf (194.3Kb)
    04 Abstract.pdf (272.3Kb)
    05 1 Bab 1.pdf (190.7Kb)
    05 2 Bab 2.pdf (1.062Mb)
    05 3 Bab 3.pdf (482.2Kb)
    05 4 Bab 4.pdf (4.540Mb)
    05 5 Bab 5.pdf (285.9Kb)
    06 Daftar Pustaka.pdf (191.7Kb)
    07 1 Lampiran 1.pdf (270.1Kb)
    07 2 Lampiran 2.pdf (186.4Kb)
    08 Naskah Publikasi.pdf (1.178Mb)
    Date
    2018-08-24
    Author
    Aditya Jaka Pradana, 14513018
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kabupaten Bantul merupakan salah satu wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta dimana setiap tahun laju pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dan padat oleh angka kelahiran maupun pendatang yang berasal dari luar daerah Yogyakarta, dikarenakan Yogyakarta adalah salah satu provinsi yang memiliki perguruan tinggi terbanyak se-Indonesia. Dalam hal tersebut akan timbul suatu permasalahan yang dimana semakin meningkat jumlah penduduk, semakin besar pula daya tampung tempat pembuangan sampah (TPS) yang di hasilkan. Tetapi jika daya tampung TPS tersebut melimpah atau beberapa masyarakat di daerah tersebut tidak terlayani dalam proses pengangkutan sampah maka akan timbul beberapa lokasi yang menjadi lokasi pembuangan sampah (LPS) ilegal, khususnya di Kecamatan Bantul, Pajangan, Pandak, Bambanglipuro, Srandakan, Sanden, dan Kretek. Pada penelitian ini menggunakan metode sensus sesuai dengan kriteria dengan menggunakan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengetahui dan menggambarkan lokasi dan juga sebaran LPS ilegal. Data penelitian diperoleh langsung dengan pengamatan dan pengukuran di lapangan secara langsung serta studi pustaka. Semua data yang didapatkan baik itu bersifat geografis, deskriptif dan juga numerik diolah dan dipetakan dengan menggunakan perangkat lunak ArcMap 10.2. Hasil penelitian ini ditemukan 47 titik LPS ilegal yang tersebar, Kecamatan Bantul terdapat 7 titik, Kecamatan Pajangan terdapat 2 titik, Kecamatan Pandak terdapat 8 titik, Kecamatan Bambanglipuro terdapat 10 titik, Kecamatan Srandakan terdapat 6 titik, Kecamatan Sanden terdapat 4 titik dan di Kecamatan Kretek terdapat 10 titik LPS ilegal. Terjadinya LPS ilegal dipengaruhi oleh jarak dari sungai, jenis peruntukan lahan, jenis jalan, kepadatan penduduk dan ketersediaan TPS legal.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9937
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV