• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    APLIKASI PROSES EAPR-AERASI (Electro Assisted Phytoremediation-Aerasi) UNTUK REMEDIASI LIMBAH LOGAM BERAT (Cu dan Zn) DENGAN TANAMAN KIAMBANG (Salvinia molesta)

    Thumbnail
    View/Open
    01 Cover.pdf (125.6Kb)
    02 Preliminari.pdf (737.4Kb)
    03. Daftar Isi.pdf (102.5Kb)
    04 Abstract.pdf (89.75Kb)
    05.1 Bab 1.pdf (93.61Kb)
    Date
    2018-07-18
    Author
    Nike Kusumawati, 14612216
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian tentang kemampuan tanaman kiambang (Salvinia molesta) untuk remediasi limbah logam berat Cu dan Zn menggunakan proses EAPR-Aerasi ditinjau dari efektivitas penurunan konsentrasi logam pada limbah, penyerapan konsentrasi logam pada daun dan akar tanaman serta kondisi stress abiotik pada tanaman selama proses remediasi. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi remediasi limbah logam berat dari lima proses yaitu EAPR-Aerasi, EAPR, fitoaerasi dan fitoremediasi kontrol negatif dan positif dengan lama waktu pengamatan selama enam hari untuk logam Cu dan tiga hari untuk logam Zn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan maksimal pada logam Cu yaitu terjadi pada proses EAPR sebesar 99,56%, sedangkan pada logam Zn terjadi pada proses EAPR-Aerasi sebesar 26,2%. Penyerapan konsentrasi logam Cu dan Zn pada tanaman kiambang (Salvinia molesta) tertinggi yaitu pada proses fitoaerasi. Rerata penyerapan Cu sebesar 35644,4 mg/kg pada bagian daun dan 52941,6 mg/kg pada bagian akar. Sedangkan paparan logam Zn sebesar 16077,21 mg/kg pada bagian daun dan 44375,26 mg/kg pada bagian akar. Tingkat stress tanaman diperoleh dari hasil rasio klorofil (Chl a/b) yang rendah. Pada media logam Cu tingkat stress tinggi yaitu pada proses fitoremediasi kontrol negatif dan fitoaerasi, dimana nilai rasio klorofil (Chl a/b) masing-masing sebesar 0,7840 dan 0,9944. Pada media logam Zn tingkat stress tinggi terjadi pada proses EAPR-Aerasi dan fitoremediasi kontrol negatif, dimana nilai rasio klorofil (Chl a/b) sebesar 1,0921 dan 1,1106. Dapat disimpulkan bahwa proses EAPR-Aerasi kurang efektif dalam remediasi logam Cu dan Zn menggunakan tanaman kiambang (Salvinia molesta).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9794
    Collections
    • Chemistry [741]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV