• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP DEMOKRATISASI DI LIBYA PADA MASA PEMERINTAHAN BARACK OBAMA

    Thumbnail
    View/Open
    01. cover.pdf.pdf (275.8Kb)
    02 preliminari.pdf (721.6Kb)
    03 daftar isi.pdf (193.5Kb)
    04 abstract.pdf.pdf (179.5Kb)
    05. 1 bab 1.pdf.pdf (451.4Kb)
    05. 2 bab 2.pdf.pdf (750.8Kb)
    05. 3 bab 3.pdf.pdf (561.4Kb)
    05. 4 bab 4.pdf.pdf (196.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf.pdf (428.3Kb)
    Date
    2018-08-10
    Author
    Sarini, 14323085
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Gelombang Arab Spring telah mendorong Libya ikut melakukan reformasi menuju negara demokratis, terbebas dari tekanan rezim otoriter Qadhafi yang telah selama 42 tahun berkuasa. Namun gerakan revolusi yang dilakukan mendapatkan perlawanan keras dari rezim berkuasa. Peristiwa tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kepentingan strategis Amerika Serikat di Libya. Oleh karena itu, Amerika Serikat kemudian merancang strategi untuk arah kebijakannya di Libya. Kebijakan Amerika Serikat di mulai dengan keterlibatan dan peranannya dalam operasi militer melalui NATO di bawah resolusi DK PBB 1970 dan 1973 dengan dalih menyelamatkan warga sipil. Kemudian dilanjutkan dengan agenda demokrasi untuk membawa Libya menjadi lebih baik dengan melakukan reformasi politik dan ekonomi. Kebijakan-kebijakan tersebut merupakan instrumen bagi Amerika Serikat untuk mengamankan dan mencapai kepentingannya di Libya. Skripsi ini akan menggunakan landasan konseptual Realisme Demokratik untuk menganalisis bagaimana perwujudan kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat dalam keterlibatannya pada konflik Libya. Kebijakan Amerika Serikat telah berhasil menyelamatkan warga sipil dan membantu proses reformasi Libya menuju negara demokrasi. Namun di sisi lain, Amerika Serikat tidak cukup berhasil membangun pondasi reformasi demokrasi yang kuat sehingga justru mengakibatkan ketidakstabilan Libya dan mengancam kepentingan nasionalnya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9761
    Collections
    • International Relations [913]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV