• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    UJI TOKSISITAS IPAL KOMUNAL DI KECAMATAN BANGUNTAPAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TERHADAP Macrobrachium rosenbergii MENGGUNAKAN METODE WHOLE EFFLUENT TOXICITY (WET)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (214.6Kb)
    02 preliminari.pdf (868.6Kb)
    03 daftar isi.pdf (190.5Kb)
    04 abstract.pdf (178.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (285.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (271.6Kb)
    05.3 bab 3.pdf (489.0Kb)
    05.4 bab 4.pdf (700.5Kb)
    05.5 bab 5.pdf (175.1Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (393.8Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (32.29Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (28.98Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (38.90Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (85.41Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (312.3Kb)
    07.6 lampiran 6.pdf (770.1Kb)
    07.7 lampiran 7.pdf (5.943Kb)
    07.8 lampiran 8.pdf (216.5Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (645.1Kb)
    Date
    2018-08-15
    Author
    Haliza Winda Munvika, 14513164
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Air limbah yang dibuang ke badan air dapat menurunkan kualitas badan air. IPAL Komunal mewujudkan lingkungan yang sehat melalui pengelolaan air limbah domestik, serta meningkatkan kualitas pada badan air. Untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh effluent IPAL Komunal terhadap biota aquatik maka dilakukan pengujian parameter fisik dan kimia, selain parameter fisik kimia diperlukan biomonitoring, biomonitoring merupakan salah satu upaya untuk mengetahui respon organisme terhadap perubahan kuliatas lingkungan perairan dengan melakukan uji toksisitas. Uji toksisitas yang dilakukan menggunakan metode Whole Effluent Toxicity dengan menggunakah hewan uji macrobrachium rosenbergii pada IPAL yang ada di Kecamatan Banguntapan yaitu IPAL Dokaran, IPAL Grojogan, IPAL Pamotan Lor dan IPAL Nglebeng, serta IPAL Sukunan sebagai pembanding. Uji Toksisitas dilakukan selama 96 jam, penelitian ini bertujuan mengetahui LC50 dan menganalisis hubungan parameter fisika kimia terhahap toksisitas. Hasilnya dari lima IPAL yang dilakukan pengujian semakin lama waktu pemaparan semakin kecil nilai LC50nya atau semakin toksik. Nilai LC50 terendah yaitu pada influen IPAL Nglebeng yaitu 12,36% dan pada efluen IPAL Pamotan Lor sebesar 13,29%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9757
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV