• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENERAPAN HAZARD ANALYSIS AND CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) DI WARUNG MAKAN INDOMIE (WARMINDO) SEKITAR UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

    Thumbnail
    View/Open
    ._02 Premilinari.pdf (4Kb)
    01 Cover.pdf (68.36Kb)
    02 Premilinari.pdf (1.912Mb)
    03 Abstrak.pdf (273.0Kb)
    04 Daftar Isi.pdf (102.0Kb)
    05.1 BAB I.pdf (185.4Kb)
    05.2 BAB II.pdf (191.1Kb)
    05.3 BAB III.pdf (331.0Kb)
    05.4 BAB IV.pdf (503.4Kb)
    05.5 BAB V.pdf (177.0Kb)
    06 Daftar Pustaka.pdf (282.3Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (743.2Kb)
    07.2 Lampiran 2.pdf (225.8Kb)
    07.3 Lampiran 3.pdf (199.3Kb)
    07.4 Lampiran 4.pdf (176.9Kb)
    07.5 Lampiran 5.pdf (211.8Kb)
    07.6 Lampiran 6.pdf (239.7Kb)
    07.7 Lampiran 7.pdf (274.6Kb)
    07.8 Lampiran 8.pdf (284.6Kb)
    07.9 Lampiran 9.pdf (257.1Kb)
    08 Jurnal TA.pdf (379.2Kb)
    Date
    2018-08-13
    Author
    SONIA RIZKA PERMATA PUTRI, 14513149
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Menurut Dinas Kesehatan Yogyakarta (2014) DIY menduduki peringkat ketiga kasus keracunan makanan dengan persentase 8,3%. Dari total 3.688 restoran, rumah makan, dan tempat makan lain yang disurvei, hanya 2.482 lokasi atau 67,3% saja yang dikategorikan sehat. Sebagian tempat makan yang tidak memenuhi syarat kesehatan itu berada di Kota Yogyakarta dan Sleman. Warung Makan Indomie merupakan salah satu rumah makan dengan harga yang murah, dapat ditemukan dimana saja dan memiliki menu yang bervariasi khususnya di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Hazard Analysis Critical and Control Point (HACCP) dan menentukan titik kendali kritis pada makanan yang dimasak langsung dan makanan yang dipanaskan kembali di Warmindo sekitar kampus Universitas Islam Indonesia. Yang meliputi penerimaan bahan baku, penyimpanan bahan baku, pengolahan bahan baku, penyimpanan makanan jadi, dan penyajian makanan pada makanan yang dipanaskan kembali dan makanan yang langsung dimakan. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan observasi langsung. Lokasi penelitian ini disekitar Universitas Islam Indonesia, Sleman Yogyakarta dengan 33 responden Warmindo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik kendali kritis terletak pada penerimaan bahan baku, penyimpanan bahan baku, pencucian bahan baku, pemasakan, penyimpanan makanan jadi dan pemanasan kembali dengan peralatan yang tidak saniter, penjamah makanan kurang higiene, dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Penerapan HACCP di warung makan indomie belum efektif dikarenakan masih belum diterapkannya prinsip-prinsip HACCP dan minimnya pengetahuan tentang HACCP.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9738
    Collections
    • Environmental Engineering [1826]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV