Show simple item record

dc.contributor.advisorFitri Ayu Kusumaningrum, S.Psi., MA.
dc.contributor.authorIndatus Fatmawati, 14320085
dc.date.accessioned2018-07-12T12:34:20Z
dc.date.available2018-07-12T12:34:20Z
dc.date.issued2018-05-16
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8493
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalah menguji secara empirik hubungan antara regulasi diri dan resiliensi pada remaja di keluarga yang bercerai. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara regulasi diri dan resiliensi. Subjek penelitian sebanyak 100 remaja yang memiliki orangtua bercerai. Adapun skala yang digunakan untuk mengukur tingkat regulasi diri yaitu skala Self Regulation Questionnaire (SRQ) dibuat oleh Miller dan Brown (1991). Sedangkan skala resiliensi menggunakan skala dari Campbell-Sills dan Stein (2007) yang mengacu pada Connor Davidson Resillience Scale (CD-RISC). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spearman Rho SPSS version 22 for windows. Korelasi Spearman Rho menunjukkan nilai r = 0.445 dengan p = 0.000 (p<0.05). Artinya terdapat hubungan positif antara regulasi diri danresiliensi pada remaja di keluarga yang bercerai sehingga hipotesis yang diajukan diterimaen_US
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.subjectKeluarga Berceraien_US
dc.subjectRegulasi Dirien_US
dc.subjectRemajaen_US
dc.subjectResiliensien_US
dc.titleHUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DAN RESILIENSI PADA REMAJA DI KELUARGA YANG BERCERAIen_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record