• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    EKSTENSI TAMAN BUDAYA YOGYAKARTA YANG MENCIPTAKAN KONEKTIVITAS RUANG DENGAN PASAR BERINGHARJO DAN BENTENG VREDEBURG

    Thumbnail
    View/Open
    02 CATATAN DOSEN PEMBIMBING.pdf (396.9Kb)
    02 LEMBAR PENGESAHAN.pdf (313.4Kb)
    02 PERNYATAAN KEASLIAN KARYA.pdf (227.2Kb)
    03 PRELIMINARY.pdf (86.05Kb)
    04 ABSTRAKSI.pdf (12.52Kb)
    05 DAFTAR ISI.pdf (109.7Kb)
    06 BAB I.pdf (314.7Kb)
    06 BAB II.pdf (2.664Mb)
    06 BAB III.pdf (1.501Mb)
    06 BAB IV.pdf (1.593Mb)
    06 BAB V.pdf (706.6Kb)
    07 DAFTAR PUSTAKA.pdf (63.96Kb)
    08 LAMPIRAN 1.pdf (280.3Kb)
    08 LAMPIRAN 2.pdf (1.238Mb)
    Date
    2018-06-26
    Author
    Tantriani Qurrota Aqyun, 12512191
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Taman Budaya Yogyakarta merupakan pusat kesenian Yogyakarta yang memiliki potensi besar terkait dengan ruang-ruang yang berada di dalam tapak maupun di luar tapaknya. Berdasarkan hasil analisis, ruang-ruang terbuka di dalam tapak yang seharusnya dapat dioptimalkan menjadi ruang interaktif, sekarang telah berubah menjadi tempat menumpuknya sampah konstruksi dan ruang-ruang mati. Hubungan tapaknya dengan bangunan-bangunan penting di sekitarnya seperti Taman Pintar, Benteng Vredeburg dan Pasar Beringharjo juga seharusnya dapat mengoptimalkan aktivitas ruang. Salah satu strategi yang diterapkan untuk menghidupkan kembali aktivitas di ruang-ruang ini adalah dengan mengolah ruang-ruang tersebut menjadi ruang yang dapat mewadahi berbagai macam aktvitas pusat kesenian, mengarahkan aliran pengunjung dan menciptakan konektivitas dengan bangunan di sekitarnya, dengan Elevated Park dan penerapan thermo bimetal sebagai fasilitas naungan yang inovatif dan atraktif. Permasalahan umum perancangan ini adalah bagaimana mengolah ruang luar Taman Budaya Yogyakarta (di luar dua bangunan utama) agar mampu hidup kembali dan memaksimalkan aktivitas-aktivitas berkesenian di ruang tersebut, dengan perinsip konektivitas ruang dan penerapan therm bimetal. Perencanaan ini dapat dikatakan berhasil karena mampu menghasilkan ruang interaksi yang inovatif, dengan memperhatikan konteks site.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/8301
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV