• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Rimpang Purwoceng (Pimpinella Alpina Kds.) Terstandar Terhadap Perilaku Seksual Tikus Jantan Galur Wistar

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (63.86Kb)
    02 preliminari.pdf (716.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (94.93Kb)
    04 abstract.pdf (152.3Kb)
    05.1 bab 1.pdf (89.39Kb)
    05.2 bab 2.pdf (388.2Kb)
    05.3 bab 3.pdf (301.0Kb)
    05.4 bab 4.pdf (274.3Kb)
    05.5 bab 5.pdf (84.44Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (165.4Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (326.6Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (313.4Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (309.5Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (364.8Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (483.4Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (145.8Kb)
    Date
    2014-10-24
    Author
    Manpaluti, Lutfi, 09613063
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak purwoceng terstandar terhadap perilaku seksual tikus dan dosis yang paling optimal dalam meningkatkan perilaku seksual pada tikus jantan galur wistar. Ekstrak yang dilarutkan diberikan selama 6 hari berturut-turut dan diamati perilaku seksualnya 30 menit setelah pemberian terakhir pada hari ke-6. Terdapat 5 kelompok yaitu kelompok kontrol pembanding yang diberikan ekstrak pasak bumi 400 mg, kelompok kontrol normal yang diberikan akuades,kelompok perlakuan dosis 1 150 mg, kelompok perlakuan dosis 2 300 mg, kelompok perlakuan dosis 3 600 mg. Masing-masing kelompok terdiri dari 6 tikus jantan. Pengamatan dilakukan dengan memasukan tikus jantan yang sudah didiamkan 30 menit setelah pemberian terakhir ke dalam chamber uji berisi tikus betina yang telah diadaptasi, kemudian diamati selama 30 menit. Hasil yang didapat dari uji perilaku seksual ekstrak terstandar purwoceng secara statistik berbeda signifikan (p≤0,05) pada parameter MF, IF, dan IL, sedangkan parameter lainnya tidak berbeda signifikan (p≥0,05), dengan dosis 600 mg menunjukkan peningkatan paling kuat.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/7507
    Collections
    • New Submissions [148]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV