• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaturan dan Penerapan Leniency Program di Australia Serta Urgensinya di Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    01. 0 cover.pdf (174.3Kb)
    02 preliminer.pdf (1.090Mb)
    03 daftar isi.pdf (126.2Kb)
    04 abstract.pdf (161.8Kb)
    05.1 bab 1.pdf (249.2Kb)
    05.2 bab 2.pdf (408.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (400.7Kb)
    05.4 bab 4.pdf (122.7Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (267.3Kb)
    Date
    2017-03-13
    Author
    Rachman, Miftahur, 13410308
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini yang berjudul Pengaturan Dan Penerapan Leniency Program Di Australia Serta Urgensinya Di Indonesia. Pembuktian kartel yang sulit hingga masih diragukannya indirect evidence dalam pembuktian di sistem hukum Indonesia menjadi latar belakang dari penelitian ini. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan dan penerapan leniency program di Australia serta urgensinya penerapan leniency program dalam hukum persaingan usaha di Indonesia. Jenis peneitian ini yakni peneltian hukum normatif yakni penelitian hukum yang mengkonsepsikan hukum sebagai norma dan mengkaji bahan pustaka. Data penelitian ini menggunakan data-data sekunder yang berupa bahan hukum dengan teknik pengumoulan dengan studi kepustakaan dan studi dokumen. Analisis data penelitian ini dengan cara deskriptif. Penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan. Pertama, pengaturan leniency program di Australia diatur dalam ACCC Immunity and Cooperation Policy for Cartel Conduct 2014 yang terbagii dalam immunity policy dan cooperation policy. Selanjutnya ketentuan ini memungkinkan kekebalan secara perdata (civil immunity) yang menjadi kewenangan ACCC untuk memberikannya dan kekebalan secara pidana (criminal immunity) yang menjadi kewenangan CDPP untuk memberikannya. Kedua, penerapan leniency program di Indonesia sangat perlu dilakukan. Hal ini didasarkan pada masih sulitnya pembuktian praktik pelanggaran kartel dan masih lemahnya pembuktian dengan menggunakan indirect evidence dalam sistem hukum Indonesia. Dengan diterapkannya leniency program maka akan memberikan direct evidence bagi KPPU untuk membeantas kartel di Indonesia
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/7035
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV