• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Daur Ulang Air Bekas Wudhu (Studi Kasus Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia)

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (66.76Kb)
    02 preliminari.pdf (95.95Kb)
    03 daftar isi.pdf (183.3Kb)
    04 abstract.pdf (174.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (193.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (500.1Kb)
    05.3 bab 3.pdf (579.6Kb)
    05.4 bab 4.pdf (1.030Mb)
    05.5 bab 5.pdf (88.75Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (107.2Kb)
    Date
    2007
    Author
    Suatmoko, Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Wudhu adalah salah satu syarat sahnya sholat. Sholat adalah salah satu Rukun Islam. Pada banyak buku fikih baik kontemporer maupun klasik, bahasan wudhu - yang termasuk dalam bab thoharoh- selalu diletakkan pada bab-bab awal. Hal mi menandakan bahwa Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi kebersihan, sehingga menempatkan air sebagai altematif pertama dan utama di dalam proses bersuci. Dengan demikian kita sebagai seorang muslim/pengguna air harus mampu mempertahankan kelestarianya. Musim kemarau yang melanda pulau jawa pada akhir tahun 2006 telah mengindikasikan betapa sulitnya petani dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air Sehingga kebutuhan air bersih merupakan faktor yang sangat pentmg dalam berbagai aktivitas dan kegiatan. Semakin besamya kebutuhan air bersih akan semakin besar pula biaya yang dikeluarkan, sehingga teknologi altematif mutlak harus kita lakukan karena selain antisipasi kekurangan air dimasa mendatang, juga akan memberikan keuntungan secara ekonomi. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan untuk mengatasi hal tersebut adalah daur ulang air bekas wudhu yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kebutuhan air harian maupun untuk dipergunakan sebagai air wudhukembali. Metode pengujian yang digunakan adalah dengan menggunakan reaktor batch dengan beberapa parameter, yaitu: COD, E Coli, Suhu, PH, Warna dan Kekeruhan Pengolahan air bekas wudhu dengan media karbon aktif (proses batch) sangat etektit menyerap zat-zat kimia berbahaya seperti kaporit, karsinogen, detergen, insektisida, warna alami dan mampu menghilangkan bau dan rasa. Sehingga air bekas wudhu mampu dinetralisir kembali sesuai dengan kondisi semula. Hasil penelitian ini dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat umum maupun intern Universitas Islam Indonesia untuk memulai berhemat dalam penggunaan air. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahawa rata-rata penggunaan air wudhu Masjid Ulil Albab-UIl adalah sebesar 3,21 Liter/Orang/Wudhu. Sedangkan mengenai pengolahan dengan media karbon aktif (proses batch) mampu menurunkan kadar COD sebesar 15,5%, koloni bakteri 66,9%, warna 72.3%, kekeruhan sebesar 74 2% serta mampu menghilangkan bau dan rasa pada air bekas wudhu. Untuk mendapatkan kualitas standar air minum, instalasi ini membutuhkan unit lain seperti, unit penyaringan awal dan desinfektan. Dengan terpenuhinya persyaratan secara ilmiah dan hukum Islam (sesuai keputusan Majelis Ulama Indonesia), maka air hasil pengolahan air bekas wudhu, dapat dipergunakan sebagai pemenuhan kebutuhan air sehari-hari maupun dipergunakan kembali sebagai air wudhu.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/685
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV