Show simple item record

dc.contributor.authorArdiansyah, Fajar Aswat
dc.date.accessioned2026-09-12T08:55:25Z
dc.date.available2026-09-12T08:55:25Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/67156
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan sebagai bagian dari penyusunan tugas akhir dan bertujuan untuk menganalisis strategi dalam penyaluran produk pembiayaan KPR BSI Griya di Bank Syariah Indonesia KCP Sleman. Fokus utama dalam penelitian ada dua hal: pertama, untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penyaluran pembiayaan KPR BSI Griya, dan yang kedua, mengevaluasi risiko strategis yang dilakukan oleh pihak bank dalam meningkatkan efektivitas pemasaran dan penyaluran produk KPR BSI Griya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak bank, observasi langsung, dan dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pembiayaan KPR BSI Griya terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti dari sisi internal yaitu Koordinasi antar unit kerja yang belum optimal dan dari sisi eksternal yaitu Tingginya minat namun rendahnya kesiapan administratif. Oleh karena itu, strategi komunikasi yang efektif dan penggunaan bahasa yang sederhana dalam pemasaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat dan kepercayaan nasabah. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi Bank Syariah Indonesia dalam meningkatkan efektivitas penyaluran pembiayaan KPR BSI Griya serta memperkuat daya saing di sektor perbankan syariah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPembiayaan KPR, KPR BSI Griya, Bank Syariah Indonesiaen_US
dc.titleAnalisis Kendala, Strategi, dan Mitigasi Risiko Penyaluran KPR BSI Griya di Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus: PT Bank Syariah Indonesia KCP Sleman)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22216107


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record