Show simple item record

dc.contributor.authorPramaningdyah, Wening Saraswati
dc.date.accessioned2026-09-12T06:52:37Z
dc.date.available2026-09-12T06:52:37Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/67108
dc.description.abstractPeningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong kebutuhan akan fasilitas yang mendukung pembelajaran sepanjang hayat, interaksi sosial, dan peningkatan kualitas hidup lansia. Sekolah Lansia merupakan salah satu sarana pendidikan nonformal bagi lansia. Namun, perancangannya perlu mempertimbangkan penurunan kemampuan visual, sensitivitas terhadap kondisi termal, serta keterbatasan mobilitas pengguna. Perancangan ini bertujuan merancang Sekolah Lansia di Kecamatan Banguntapan dengan pendekatan Passive Design. Pendekatan tersebut diterapkan untuk mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, mendukung keselamatan, dan ramah lansia melalui optimalisasi potensi iklim setempat. Fokus perancangan meliputi peningkatan kenyamanan visual, kenyamanan termal, keselamatan dan aksesibilitas pengguna, serta kualitas iklim mikro kawasan. Metode perancangan meliputi studi literatur, studi preseden, analisis tapak, analisis kebutuhan ruang, dan penyusunan konsep desain. Hasil perancangan kemudian dievaluasi menggunakan DIALux untuk simulasi pencahayaan alami, Autodesk CFD dan CBE Thermal Comfort Tool untuk evaluasi kenyamanan termal melalui simulasi aliran udara, serta Autodesk Forma untuk simulasi bayangan vegetasi. Hasil perancangan berupa kawasan Sekolah Lansia yang terdiri atas beberapa massa bangunan yang mengelilingi inner courtyard sebagai pusat aktivitas. Rancangan menghasilkan ruang belajar yang nyaman secara visual melalui optimalisasi pencahayaan alami. Kenyamanan termal diwujudkan melalui ventilasi alami dan pengolahan iklim mikro kawasan. Konsep barrier-free diterapkan melalui ramp interaktif dan fasilitas yang mendukung aksesibilitas lansia. Selain itu, rancangan menyediakan ruang-ruang fleksibel yang mengakomodasi kegiatan edukatif, sosial, dan fisik. Penataan courtyard dan vegetasi mendukung terciptanya lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan responsif terhadap iklim tropis. Penerapan pendekatan Passive Design menghasilkan rancangan Sekolah Lansia yang mendukung kenyamanan visual, kenyamanan termal, keselamatan, aktivitas belajar. dan interaksi sosial lansia. Rancangan ini menjawab kebutuhan fasilitas pendidikan lansia yang responsif terhadap iklim tropis melalui penerapan strategi desain pasif yang mendukung kualitas hidup penggunanya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSekolah Lansia, Passive Design, Kenyamanan Visual, Kenyamanan Termal, Aksesibilitasen_US
dc.titlePerancangan Sekolah Lansia dengan Pendekatan Passive Design untuk Mendukung Kenyamanan Lansia di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22512014


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record