• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pelaksanaan Izin Pendirian Pasar Waralaba di Kabupaten Bantul

    Thumbnail
    View/Open
    08410250.pdf (1019.Kb)
    08410250 Bab 1.pdf (291.2Kb)
    08410250 Daftar Pustaka.pdf (201.9Kb)
    Date
    2012
    Author
    Akhiri, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan pasar waralaba saat ini begitu pesat hingga ke daerah-daerah, kini dimana-mana bermunculan gerai pasar waralaba. Dengan berkembangnya konsep pasar waralaba maka diperlukan adanya aturan terkait pasar waralaba yang dapat mengakomodir kepentingan seluruh lapisan masyarakat agar dapat melindungi pedagang-pedagang tradisional maupun pedagang kecil lainnya. Salah satu daerah di Indonesia yang mengatur terkait pendirian pasar waralaba yaitu Kabupaten Bantul yang mempunyai aturan yang mengatur terkait pasar waralaba sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten Bantul terhadap eksistensi pasar tradisional dan toko kecil lainnya yang semakin terpuruk semenjak berkembang pesatnya pasar waralaba, namun pada pelaksanaannya masih terdapat ketidaksesuaian antara aturan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Bantul dengan realita yang ada di lapangan. Oleh karena itu, dalam studi ini mengkaji terkait pelaksanaan izin pendirian pasar waralaba di Kabupaten Bantul yang bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan izin pendirian pasar waralaba di Kabupaten Bantul dan bagaimanakah penegakan hukum terkait pelanggaran pendirian pasar waralaba di Kabupaten Bantul. Metode pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif yakni dengan memberi interpretasi terhadap data yang diperoleh secara rasional dan objektif. Hasil studi ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan izin pendirian pasar waralaba di Kabupaten Bantul masih terdapat banyak pelanggaran atau tidak sesuainya antara aturan yang berlaku dengan pelaksanaan yang ada di lapangan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran pendirian pasar waralaba di Kabupaten Bantul sampai saat ini masih terdapat banyak kekurangan, hal ini dapat terlihat dari adanya toko modern atau pasar waralaba yang masih beroperasi tanpa adanya kelengkapan izin pendirian pasar waralaba maupun tanpa adanya izin. Pelanggaran lain juga dapat dilihat dari jarak lokasi yang tidak memenuhi persyaratan pendirian pasar waralaba, selain itu masih ditemukan adanya toko modern atau pasar waralaba yang masa berlaku izinnya habis namun tetap masih beroperasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya keberanian dan ketegasan dari pemerintah daerah Kabupaten Bantul untuk menindak pelanggaran terhadap izin pendirian pasar waralaba dan pemerintah daerah Kabupaten Bantul juga harus konsisten terhadap pelaksanaan izin pendirian pasar waralaba di Kapubaten bantul sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/67081
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV