• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PANKREAS TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) JANTAN MODEL HIPERKOLESTEROLEMIA YANG DIINDUKSI MENTEGA PUTIH

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 Cover.pdf (87.34Kb)
    02 preliminari.pdf (371.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (153.2Kb)
    04 abstrak.pdf (142.3Kb)
    05.1 bab 1.pdf (91.59Kb)
    05.2 bab 2.pdf (280.6Kb)
    05.3 bab 3.pdf (235.5Kb)
    05.4 bab 4.pdf (150.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (80.73Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (222.2Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (129.0Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (30.97Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (106.2Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (266.4Kb)
    Date
    2018-04-20
    Author
    Nabela Nurmaliha Putri, 14711153
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang : Kasus hiperkolesterolemia semakin meningkat tiap tahun disebabkan karena masyarakat terbiasa mengkonsumsi makanan tinggi lemak seperti mentega putih. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan radikal bebas dalam tubuh, termasuk organ pankreas. Probiotik merupakan makanan tambahan yang memiliki kandungan antioksidan untuk melawan radikal bebas. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap kadar malondialdehid (MDA) pankreas tikus wistar model hiperkolesterolemia yang diinduksi mentega putih. Metode : Penelitian eksperimental murni dengan model post-test only control group design ini menggunakan 19 organ pankreas tikus Wistar yang terdiri dari 5 kelompok yaitu kelompok C- (kontrol negatif) yang hanya mendapatkan pakan standar, C+ (kontrol positif) yang mendapatkan pakan standar dan mentega putih, T1 (perlakuan 1) yang mendapat pakan standar dan mentega serta probiotik dengan dosis 1,65x109 cfu/kg, T2 (perlakuan 2) yang mendapat pakan standar dan mentega putih serta probiotik dengan dosis 5,5x109 cfu/kg, dan T3 (perlakuan 3) yang mendapat pakan standar dan mentega putih serta probiotik dengan dosis 1,65x1010 cfu/kg. Perlakuan diberikan selama 10 minggu kemudian data yang didapat dianalisis dengan menggunakan uji One Way ANOVA dengan post hoc Tamhane’s. Hasil : Rerata kadar MDA tertinggi ke terendah adalah kelompok C+ (4,44±0,80 nmol/g) , T1 (3,89±0,07 nmol/g), T2 (3,21±0,17 nmol/g), T3 (2,02±0,06 nmol/g), dan C- (1,24±0,22 nmol/g). Hasil analisis data menunjukkan perbedaan kadar MDA pankreas yang signifikan pada beberapa kelompok tikus (p< 0,001) yaitu pada kelompok T1 dan C-, T1 dan T3, serta T2 dan C-. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian probiotik terhadap kadar MDA pankreas tikus wistar model hiperkolesterolemia yang diinduksi mentega putih
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/6705
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV