| dc.description.abstract | Warehouse berperan penting dalam menjaga kelancaran aliran material, sehingga
pengukuran kinerja diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus
mendukung penerapan green warehouse. Penelitian ini bertujuan mengukur kinerja
warehouse di PT Flextech Packaging Indonesia, mengidentifikasi akar penyebab
rendahnya performa serta merumuskan usulan perbaikan. Pengukuran dilakukan
menggunakan frazelle model yang diintegrasikan dengan indikator green warehouse,
pembobotan analytical hierarchy process (AHP) dan normalisasi SNORM. Analisis akar
penyebab dilakukan menggunakan diagram fishbone yang diintegrasikan dengan metode
5 why's. Hasil penelitian menunjukkan nilai performa total warehouse sebesar 50% yang
termasuk kategori average. Aktivitas order picking memiliki performa terendah (0,350),
terutama pada indikator finance, productivity, dan utilitize. Analisis menunjukkan bahwa
permasalahan utama berasal dari belum optimalnya standardisasi proses kerja, sistem
identifikasi material, pengukuran kinerja, dan pengelolaan operasional warehouse.
Berdasarkan hasil tersebut, diusulkan dua prioritas perbaikan, yaitu penyusunan standard
operating procedure (SOP) aktivitas order picking serta pengembangan SKU
management melalui remodel SKU, visual label dan barcode. Usulan tersebut diharapkan
dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung penerapan green
warehouse melalui pengurangan pemborosan dan konsumsi energi. | en_US |