• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Peraturan bagi Pegawai Negeri Sipil yang Menjalankan Cuti di Luar Tanggungan Negara terkait Hak dan Kedudukan bagi Pegawai Negeri Sipil

    Thumbnail
    View/Open
    22410653_Daftar Pustaka.pdf (125.5Kb)
    22410653_BAB 1.pdf (266.7Kb)
    22410653.pdf (5.853Mb)
    Date
    2026
    Author
    Hanifa, Arina Haq Kusuma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini membahas permasalahan pengaturan Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya terkait pengaktifan kembali serta dampaknya terhadap status kepegawaian dan Batas Usia Pensiun (BUP). Pengaktifan kembali PNS setelah CLTN tidak dilakukan secara otomatis, melainkan harus melalui prosedur administratif serta bergantung pada ketersediaan formasi jabatan berdasarkan Analisis Jabatan dan Peta Jabatan. Dalam praktiknya, proses tersebut sering terkendala oleh aspek administratif dan ketersediaan formasi yang telah terisi selama masa CLTN. Selain itu, CLTN juga dapat berimplikasi pada perubahan status jabatan yang memengaruhi kepastian karier, termasuk dalam penetapan Batas Usia Pensiun (BUP) pada kondisi tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peraturan pengaktifan kembali PNS setelah CLTN serta akibat hukumnya terhadap kepegawaian. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan s. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan didukung dengan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN) belum memberikan perlindungan hukum yang optimal terhadap hak Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena tidak menjamin pengangkatan kembali pada jabatan semula serta berpotensi mengakibatkan hilangnya hak atas Batas Usia Pensiun (BUP) yang lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan pengaturan terkait mekanisme pengangkatan kembali dan penetapan BUP bagi PNS yang menjalani CLTN.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66948
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV