| dc.description.abstract | Transportasi umum memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat
perkotaan. Salah satu layanan angkutan massal di Kota Padang adalah Bus Trans Padang Koridor I
rute Lubuk Buaya–Pasar Raya. Meskipun menjadi koridor utama, masih terdapat berbagai
permasalahan terkait kinerja operasional dan kualitas pelayanan yang berpotensi memengaruhi
tingkat kepuasan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional Trans
Padang Koridor I berdasarkan standar pelayanan yang berlaku, mengidentifikasi karakteristik
penumpang, mengevaluasi kinerja pelayanan menggunakan metode Importance Performance
Analysis (IPA), menganalisis tingkat kepuasan penumpang menggunakan metode Customer
Satisfaction Index (CSI), serta merumuskan solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Indikator kinerja operasional yang digunakan meliputi load factor, headway, waktu sirkulasi,
dan kecepatan perjalanan. Penilaian kinerja mengacu pada Surat Keputusan Direktur Jenderal
Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor
98 Tahun 2013. Data diperoleh melalui survei operasional lapangan dan penyebaran kuesioner
kepada 113 responden pengguna Trans Padang Koridor I. Analisis tingkat pelayanan dilakukan
menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) berdasarkan pendekatan Piñeiro
dkk. (2006), sedangkan tingkat kepuasan penumpang dianalisis menggunakan metode Customer
Satisfaction Index (CSI) dengan skala Likert lima tingkat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator headway, waktu sirkulasi, dan kecepatan
perjalanan telah memenuhi standar pelayanan, sedangkan nilai load factor rata-rata sebesar 21%
pada hari Sabtu dan 19% pada hari Senin masih berada di bawah standar ideal sebesar 70%.
Karakteristik penumpang didominasi oleh laki-laki berusia 20–29 tahun, berstatus pelajar atau
mahasiswa dengan tujuan perjalanan untuk pendidikan. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa
atribut yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan meliputi kondisi pendingin udara (AC),
ketersediaan APAR dan kotak P3K, informasi pelayanan, serta sikap dan perilaku pengemudi
maupun petugas halte. Sementara itu, hasil analisis CSI memperoleh nilai sebesar 84,811%, yang
menunjukkan bahwa tingkat kepuasan penumpang terhadap pelayanan Bus Trans Padang Koridor I
berada pada kategori sangat puas. Meskipun demikian, peningkatan kualitas pelayanan pada atribut
prioritas dan upaya meningkatkan jumlah pengguna masih diperlukan untuk mengoptimalkan
kinerja layanan Trans Padang. | en_US |