• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Ius Constituendum Insentif Fiskal Indonesia Pascaadopsi GloBE Rules dalam Mempertahankan Penanaman Modal Asing (Studi Perbandingan Pengaturan dengan Singapura)

    Thumbnail
    View/Open
    22410306_Daftar Pustaka.pdf (235.8Kb)
    22410306_BAB 1.pdf (389.3Kb)
    22410306.pdf (2.282Mb)
    Date
    2026
    Author
    Saufia, Nazwa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penerapan pajak minimum global melalui Global Anti-Base Erosion Rules(GloBE Rules) telah mengubah lanskap persaingan insentif fiskal internasional dengan membatasi efektivitas insentif berbasis penurunan tarif pajak. Kondisi ini menimbulkan tantangan bagi Indonesia yang selama ini mengandalkan fasilitas tax holiday sebagai instrumen untuk menarik penanaman modal asing. Penelitian ini membahas dua pertanyaan penelitian, yaitu akibat hukum dari penerapan Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE Rules) melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 136 Tahun 2024 terhadap keberlakuan fasilitas insentif pajak bagi perusahaan multinasional, serta harmonisasi kebijakan insentif fiskal Indonesia dalam menjaga daya tarik investasi asing pasca penerapan pajak minimum global. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GloBE Rules secara formal tidak menghapus fasilitas tax holiday, tetapi menetralisir manfaat ekonominya melalui mekanisme pajak tambahan. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan kepastian hukum dan perlindungan legitimate expectation investor. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia perlu menyelaraskan kebijakan insentif fiskalnya melalui pengembangan insentif berbasis substansi ekonomi. Studi perbandingan dengan Singapura menunjukkan bahwa prinsip Development and Expansion Incentive (DEI) dan Refundable Investment Credit (RIC) dapat menjadi acuan reformasi insentif fiskal Indonesia agar tetap kompetitif dalam menarik penanaman modal asing.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66928
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV