| dc.description.abstract | Penelitian ini menguji pengaruh penegakan peraturan, keefektifan pengendalian internal, asimetri informasi, keadilan distributif, keadilan prosedural, komitmen organisasi, budaya etis organisasi, moralitas pejabat terhadap kecenderungan kecurangan (fraud). Penelitian ini menggunakan responden penelitian pegawai negeri sipil yang bekerja di wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari 120 kuesioner yang disebar ke seluruh calon responden, terdapat 108 kuesioner yang dapat dianalisis untuk pengujian hipotesis. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah penegakan peraturan keefektifan pengendalian internal, asimetri informasi, keadilan distributif, keadilan prosedural, komitmen organisasi, budaya etis organisasi, moralitas pejabat sebagai variabel independen dan kecenderungan kecurangan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi linier berganda untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penegakan peraturan keefektifan pengendalian internal, keadilan distributif, keadilan prosedural, komitmen organisasi, budaya etis organisasi, moralitas pejabat berpengaruh negatif terhadap kecenderungan kecurangan (fraud). Sedangkan asimetri informasi berpengaruh positif terhadap kecenderungan kecurangan. | en_US |