• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan antara Budaya Organisasi dengan Etos Kerja Karyawan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    09320025 .pdf (4.210Mb)
    Date
    2013
    Author
    Putri, Rethmawati Utami
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara budaya organisasi dengan etos kerja karyawan di Kantor Wilayah Direktorat jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini adalah 50 orang karyawan di kantor wilayah direktorat jenderal pajak daerah istimewa yogykarta berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, serta telah bekerja minimal selama 2 tahun. Penelitian ini menggunakan dua skala, yakni: (a) Skala Etos Kerja (29 aitem) yang mengacu pada aspek dari Miller, dkk (2001) dengan a =0,936 dan (b) Skala Budaya Organisasi (35aitem) yang mengacu pada aspek dari Cameron dan Quin (2004) denga a = €0,944 Hasil analisi menggunakan teknik korelasi product moment dari Spearman menunjukkan bahwa ada hubungan antara budaya organisasi clan dengan etos kerja karyawan di kantor wilayah direktorat jenderal pajak (r = 0,449 dengan p 0,001; p < 0,01), hubungan antara budaya organisasi adhocracy dengan etos kerja karyawan di kantor wilayah direktorat jenderal pajak (r = 0,571 dengan p = 0,000 ; p < 0,01), hubungan antara budaya organisasi market dengan etos kerja karyawan di kantor wilayah direktorat jenderal pajak (r = 0,451 dengan p = 0,001; p < 0,01), hubungan antara budaya organisasi hierarchy dengan etos kerja karyawan di kantor wilayah direktorat jenderal pajak (r = 0,478 dengan p = 0,000; p<0,01). Semakin kuat budaya organisasi semakin baik pula etos kerja karyawan. Analisis koefisien determinasi (r2) menunjukkan sumbangan budaya organisasi clan sebesar 19,3%, sumbangan budaya organisasi adhocracy sebesar 32,6%, sumbangan budaya organisasi market sebesar 20,3%, sumbangan budaya organisasi hierarchy sebesar 22,8% terhadap etos kerja karyawan di kantor wilayah direktorat jenderal pajak daerah istimewa Yogyakarta. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66791
    Collections
    • Psychology [1337]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV