| dc.description.abstract | Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi produktivitas,
keselamatan pekerja, serta keberlangsungan operasional perusahaan. PT. Atmaja Jaya
merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengecoran logam dengan Divisi
Moulding sebagai salah satu bagian yang memiliki potensi bahaya tinggi akibat penggunaan
mesin, material, dan aktivitas kerja yang kompleks. Berdasarkan data kecelakaan kerja periode
2020–2025, masih ditemukan insiden kerja yang menunjukkan perlunya penerapan manajemen
risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko kecelakaan kerja, menentukan prioritas
risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko pada Divisi Moulding PT Atmaja
Jaya. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control
(HIRARC) dengan pendekatan Job Safety Analysis (JSA). Selanjutnya, Best Worst Method
(BWM) digunakan untuk menentukan prioritas risiko, sedangkan Fishbone Diagram digunakan
untuk menganalisis akar penyebab risiko pada aktivitas prioritas. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa metode HIRARC mengidentifikasi 9 potensi bahaya, sedangkan pendekatan JSA
menghasilkan 26 potensi bahaya pada 9 aktivitas kerja. Penilaian risiko menunjukkan terdapat
2 risiko berkategori low, 4 risiko moderate, 1 risiko high, dan 2 risiko extreme. Berdasarkan
pembobotan menggunakan BWM, aktivitas penghancuran dan penghalusan pasir menjadi
prioritas utama dengan bobot sebesar 29%. Analisis Fishbone Diagram menunjukkan bahwa
penyebab utama risiko berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan
kerja. Rekomendasi pengendalian meliputi perbaikan dan pemeliharaan mesin, pemasangan
local exhaust ventilation (LEV), penyusunan SOP, pelaksanaan pelatihan K3 dan toolbox
meeting, pemasangan rambu keselamatan, serta peningkatan kepatuhan penggunaan alat
pelindung diri (APD). Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan mampu menurunkan
tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan penerapan K3 di PT Atmaja Jaya. | en_US |