| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas penegakan hukum tindak pidana kecelakaan lalu lintas tabrak lari
di kepolisian daerah istimewa yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum
empiris. Sumber data terdiri atas data primer berupa wawancara serta data sekunder berupa
bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data dengan cara
wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah, pertama, Penegakan hukum
dilakukan dengan pendekatan penal melalui penindakan pidana terhadap pelaku, serta
pendekatan non penal melalui upaya preemtif dan preventif seperti sosialisasi tertib lalu
lintas, penyuluhan hukum, operasi keselamatan, dan pemasangan CCTV. Kedua,
Hambatan utama yang dihadapi meliputi minimnya saksi, keterbatasan alat bukti, serta
kurangnya dukungan CCTV terutama di wilayah pedesaan dan lokasi yang sepi aktivitas
masyarakat. Kondisi tersebut menyebabkan proses identifikasi pelaku dan pembuktian
tindak pidana menjadi lebih sulit, sehingga mempengaruhi efektivitas penyelidikan dan
penyidikan. | en_US |