Implementasi Kebijakan Immigration and Refugee Protection Act (IRPA) oleh Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC) terhadap Angkatan Kerja Kanada Tahun 2016–2021
Abstract
Pada tahun 2016, Pemerintah Kanada menghadapi tantangan demografi
dari populasi yang menua dan krisis tenaga kerja yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi, dalam merespon situasi tersebut Pemerintah Kanada
mengadopsi kebijakan imigrasi yang terbuka dan progresif di tengah
meningkatnya sentimen anti-imigran di berbagai negara Barat. Instrumen penting
dalam proses pembuatan kebijakan ini adalah isi kebijakan (content of policy) dan
konteks implementasi (context of implementation). Isi kebijakan (content of
policy) harus mempertibangkan beberapa instrumen penting dalam kebijakan
imigrasi, sejauh mana rancangan kebijakan tersebut dapat dilaksanakan,
sementara itu konteks implementasi (context of implementation) berfokus pada
pada bagaimana lingkungan politik dan administratif mempengaruhi keberhasilan
kebijakan imigrasi di Kanada. Penulis berupaya untuk menjelaskan bagaimana
kebijakan imigrasi di Kanada pada periode 2016 hingga 2021 dalam upaya
mengatasi pertumbuhan ekonomi dan penuaan populasi yang ditinjau melalui
Teori Implementasi Kebijakan (Theory of Policy Implementation) oleh Merilee S.
Grindle. Dalam teori ini dijelaskan bahwa sebuah keberhasilan implementasi
kebijakan ditentukan oleh dua variabel utama : isi Kebijakan (content of policy)
dan konteks implementasi (context of implementation), sehingga melalui
pendekatan ini pemerintah Kanada dapat memastikan bagaimana isi kebijakan dan
konteks implementasinya berinteraksi untuk menentukan keberhasilan kebijakan
dalam mengatasi tantangan pertumbuhan ekonomi dan penuaan demografi di
Kanada.
Collections
- International Relations [1021]
