Show simple item record

dc.contributor.authorNurfal, Wakar Din
dc.date.accessioned2026-09-01T04:51:33Z
dc.date.available2026-09-01T04:51:33Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66570
dc.description.abstractLatar belakang: Nanohidrogel kombinasi ekstrak pegagan (Centella asiatica) dan jintan hitam (Nigella sativa) dikembangkan sebagai sediaan tranddermal untuk meningkatkan stabilitas serta efektivitas penghantaran senyawa aktif. Namun, sistem nanopartikel berpotensi menimbulkan efek toksik sehingga diperlukan evaluasi keamanan sebelum dikembangkan lebih lanjut. Tujuan: Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan formula optimal serta mengetahui profil toksisitas dari formulasi sediaan nanohidrogel kombinasi ekstrak pegagan (Centella asiatica) dan jintan hitam (Nigella sativa) pada Embrio Zebrafish. Metode: Penelitian diawali dengan standarisasi ekstrak jintan hitam melalui identifikasi senyawa thymoquinone menggunakan HPLC dan pengujian parameter nonspesifik. Selanjutnya dilakukan formulasi nanoemulsi, solid nanoemulsi, dan nanohidrogel yang kemudian dievaluasi karakteristik fisiknya. Uji toksisitas dilakukan pada embrio ikan zebra dengan konsentrasi 50, 100, 200, 300, dan 400 ppm selama 96 jam. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, koagulasi embrio, pembentukan somit, pelepasan tail-bud, detak jantung, dan abnormalitas perkembangan embrio. Data dianalisis menggunakan GraphPad Prism dan Excel untuk menentukan profil toksisitas sediaan. Hasil: Formulasi nanohidrogel kombinasi ekstrak pegagan dan jintan hitam yang dihasilkan memenuhi persyaratan karakteristik fisik sediaan, dengan nilai viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH yang sesuai serta stabilitas fisik yang baik selama penyimpanan. Hasil uji toksisitas menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi nanohidrogel menyebabkan peningkatan efek toksik secara dose- dependent, ditandai dengan meningkatnya mortalitas dan abnormalitas perkembangan embrio ikan zebra. Nilai LC50 yang diperoleh sebesar 2070,76 ppm, sehingga sediaan termasuk dalam kategori relatif tidak berbahaya / Relatively harmless Kesimpulan: Formulasi nanohidrogel kombinasi ekstrak pegagan dan jintan hitam berhasil dibuat dengan karakteristik fisik dan stabilitas yang baik, serta menunjukkan efek toksisitas yang bersifat dosis-dependent pada embrio zebrafish.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCentella asiatica, embrio ikan zebra, LC50, Nigella sativa, nanohidrogel, toksisitasen_US
dc.titleToksisitas Formulasi Sediaan Nanohidrogel Kombinasi Ekstrak Pegagan (Centella asiatica) dan Jintan Hitam (Nigella sativa) pada Embrio Zebrafishen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22613153


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record