Toksisitas Formulasi Sediaan Nanohidrogel Kombinasi Ekstrak Pegagan (Centella asiatica) dan Jintan Hitam (Nigella sativa) pada Embrio Zebrafish
Abstract
Latar belakang: Nanohidrogel kombinasi ekstrak pegagan (Centella asiatica) dan
jintan hitam (Nigella sativa) dikembangkan sebagai sediaan tranddermal untuk
meningkatkan stabilitas serta efektivitas penghantaran senyawa aktif. Namun,
sistem nanopartikel berpotensi menimbulkan efek toksik sehingga diperlukan
evaluasi keamanan sebelum dikembangkan lebih lanjut.
Tujuan: Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan formula optimal serta
mengetahui profil toksisitas dari formulasi sediaan nanohidrogel kombinasi ekstrak
pegagan (Centella asiatica) dan jintan hitam (Nigella sativa) pada Embrio
Zebrafish.
Metode: Penelitian diawali dengan standarisasi ekstrak jintan hitam melalui
identifikasi senyawa thymoquinone menggunakan HPLC dan pengujian parameter
nonspesifik. Selanjutnya dilakukan formulasi nanoemulsi, solid nanoemulsi, dan
nanohidrogel yang kemudian dievaluasi karakteristik fisiknya. Uji toksisitas
dilakukan pada embrio ikan zebra dengan konsentrasi 50, 100, 200, 300, dan 400
ppm selama 96 jam. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, koagulasi embrio,
pembentukan somit, pelepasan tail-bud, detak jantung, dan abnormalitas
perkembangan embrio. Data dianalisis menggunakan GraphPad Prism dan Excel
untuk menentukan profil toksisitas sediaan.
Hasil: Formulasi nanohidrogel kombinasi ekstrak pegagan dan jintan hitam yang
dihasilkan memenuhi persyaratan karakteristik fisik sediaan, dengan nilai
viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH yang sesuai serta stabilitas fisik yang baik
selama penyimpanan. Hasil uji toksisitas menunjukkan bahwa peningkatan
konsentrasi nanohidrogel menyebabkan peningkatan efek toksik secara dose-
dependent, ditandai dengan meningkatnya mortalitas dan abnormalitas
perkembangan embrio ikan zebra. Nilai LC50 yang diperoleh sebesar 2070,76 ppm,
sehingga sediaan termasuk dalam kategori relatif tidak berbahaya / Relatively
harmless
Kesimpulan: Formulasi nanohidrogel kombinasi ekstrak pegagan dan jintan hitam
berhasil dibuat dengan karakteristik fisik dan stabilitas yang baik, serta
menunjukkan efek toksisitas yang bersifat dosis-dependent pada embrio zebrafish.
Collections
- Pharmacy [2101]
