Show simple item record

dc.contributor.authorHandani, Gizka
dc.date.accessioned2026-08-31T03:04:34Z
dc.date.available2026-08-31T03:04:34Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66507
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji upaya perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak korban tindak pidana kekerasan seksual dalam lingkup keluarga, serta kendala penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 2 Tahun 2017 di UPTD PPA Kabupaten Sleman. Rumusan masalah penelitian mencakup: (1) bagaimana bentuk perlindungan hukum yang dilaksanakan UPTD PPA; dan (2) apa saja kendala penegakan perda tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis, melalui wawancara langsung dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD PPA telah melaksanakan perlindungan hukum secara komprehensif melalui empat pendekatan, yaitu preventif, represif, kuratif, dan reintegrasi sosial, yang didukung sinergi dengan Forum Perlindungan Korban Kekerasan (FPKK). Namun demikian, penegakan Perda Nomor 2 Tahun 2017 belum berjalan optimal akibat kendala internal berupa keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, serta kendala eksternal berupa rendahnya kesadaran hukum masyarakat, lamanya proses hukum, dan belum optimalnya koordinasi dengan aparat penegak hukum.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectkekerasan seksual, keluarga, perlindungan hukum, perempuan dan anak, UPTD PPAen_US
dc.titleUpaya Perlindungan Hukum terhadap Perempuan dan Anak Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Lingkup Keluarga (Di Wilayah Kabupaten Sleman)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22410542


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record