• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perubahan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 Melalui Putusan Mahkamah Konstitusi : Studi Terhadap Putusan Nomor 92/PUU-X/2012

    Thumbnail
    View/Open
    10410055.pdf (1.650Mb)
    10410055 Bab 1.pdf (221.0Kb)
    10410055 Daftar Pustaka.pdf (229.1Kb)
    Date
    2014
    Author
    Wardhana, Allan Fatchan Gani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perubahan UUD 1945 adalah berkah reformasi. Dalam empat kali perubahan yang dilakukan melalui prosedur resmi atau mekanisme formal itu, materi UUD 1945 yang asli telah mengalami perubahan besar-besaran dan dengan perubahan materi yang dapat dikatakan sangat mendasar Secara substantif, perubahan yang telah terjadi atas UUD 1945 telah menjadikan konstitusi proklamasi itu menjadi konstitusi yang baru sama sekali, meskipun tetap dinamakan sebagai UUD 1945. Pasca reformasi, setelah ditelusuri, materi UUD 1945 ternyata tidak hanya berubah melalui mekanisme formal sidang MPR, namun juga berubah melalui mekanisme informal atau mekanisme di luar ketentuan resmi, dalam hal ini melalui tasir hakim Mahkamah Konstitusi. Contoh nyata perubahan informal UUD 1945 terdapat dalam Putusan MK-RI Nomor Perkara 92/PUU-X/2012. Lalu muncul pertanyaan: Pertama, Apakah terhadap Putusan nomor 92/PUU-X/2012 telah mengubah UUD 1945? Kedua, Apa implikasi yuridis dan politis atas Putusan tersebut? Sebelum terjawab perlu dipaparkan bahwa penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka dengan fokus kajian menelaah Putusan MK-RI Nomor Perkara 92/PUU-X/2012 dengan sumber data sekunder yang berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Metode pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumen dan analisis data dengan sistem deskriptif-kualitatif. Pendekatan yang digunakan ada dua yaitu pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Hasil analisis dari penelitian ini menyatakan bahwa : Pertama, sebagian isi dari Putusan MK-RI Nomor Perkara 92/PUU-X/2012 telah mengubah UUD 1945, yaitu mengenai kewenangan Dewan Perwakilan Daerah untuk ikut membahas RUU tertentu. Kedua, bahwa putusan tersebut menimbulkan implikasi yuridis dan politis berkaitan dengan proses pembuatan dan pembahasan undang-undang yang berkaitan dengan DPD. Bagaimanapun, dalam rangka penguatan eksistensi DPD di parlemen, ke depan perlu dilakukan amandemen terhadap UUD 1945. Perubahan formal lebih bertaring daripada perubahan informal. Kemudian Putusan MK tersebut harus diterjemahkan dengan baik dalam kaitannya dengan proses pembuatan dan pembahasan RUU terutama yang menyangkut dengan kewenangan DPD.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66447
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV