| dc.contributor.author | Prakasa, Irhandi Hardhika | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-28T03:08:49Z | |
| dc.date.available | 2026-08-28T03:08:49Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uii.ac.id/123456789/66407 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan keterangan penyidik
sebagai saksi dalam persidangan menurut hukum acara pidana serta menilai apakah
keterangan penyidik sebagai saksi dalam perkara Hasto Kristiyanto terkait tindak
pidana suap dan perintangan penyidikan dapat dijadikan sebagai alat bukti yang
sah. Metode penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan
pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan
berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi
kepustakaan dan studi dokumen hukum, kemudian dianalisis secara deskriptif
kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu keterangan penyidik dalam
persidangan pada prinsipnya berkedudukan sebagai saksi verbalisan yang
memberikan keterangan mengenai proses penyidikan, bukan sebagai saksi fakta
atas peristiwa pidana yang terjadi. Dalam sistem pembuktian menurut KUHAP
yang menganut sistem pembuktian negatif, keterangan penyidik dapat dijadikan
alat bukti sepanjang memenuhi syarat formil dan materil sebagai saksi serta
didukung oleh alat bukti lain yang sah. Oleh karena itu, keterangan penyidik tidak
dapat berdiri sendiri sebagai dasar pemidanaan, melainkan harus dinilai secara hati-
hati oleh hakim demi menjaga objektivitas dan keadilan dalam proses peradilan
pidana. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | : Penyidik, Saksi Verbalisan, Pembuktian, Alat Bukti, Hukum Acara Pidana | en_US |
| dc.title | Analisis yuridis kedudukan penyidik sebagai saksi dalam putusan pengadilan | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 21410068 | |