• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis stabilitas timbunan dengan metode soil replacement dan geosintetik pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A

    Thumbnail
    View/Open
    22511238.pdf (4.411Mb)
    Date
    2026
    Author
    Lestari, Liyen Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A menghadapi permasalahan stabilitas timbunan akibat kondisi tanah lunak yang memiliki daya dukung rendah, kuat geser kecil, dan kompresibilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode soil replacement dan perkuatan geosintetik dalam meningkatkan stabilitas timbunan setinggi 8,7 m pada STA 8+875, yang ditinjau berdasarkan nilai faktor keamanan (safety factor) dan perpindahan vertikal (Uy). Penelitian ini menggunakan perangkat lunak PLAXIS 2D dan SLOPE/W serta perhitungan manual dengan metode Fellenius. Analisis diawali dengan pemodelan kondisi timbunan eksisting menggunakan PLAXIS 2D, kemudian dilakukan analisis pada SLOPE/W melalui 12 variasi pemodelan untuk memperoleh bidang gelincir paling kritis sebagai acuan perhitungan metode Fellenius. Selanjutnya dilakukan pemodelan perbaikan menggunakan soil replacement , dilanjutkan dengan perhitungan kebutuhan geosintetik menggunakan metode selisih momen dan pemodelan kombinasi soil replacement serta geosintetik pada PLAXIS 2D untuk meningkatkan peningkatan stabilitas timbunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa timbunan eksisting memiliki SF sebesar 1,029 pada kondisi beban merata dan mengalami keruntuhan pada kombinasi beban merata dan beban gempa. Metode Fellenius menghasilkan SF sebesar 0,8875, sedangkan SLOPE/W menghasilkan SF sebesar 1,735 pada kondisi beban merata dan 1,095 pada kondisi gempa. Penerapan penggantian tanah saja belum mampu meningkatkan stabilitas. Kombinasi soil replacement dan perkuatan geosintetik meningkatkan SF menjadi 1,591 dengan Uy sebesar 0,091 m pada kondisi beban merata. Modifikasi panjang geosintetik pada kondisi gempa meningkatkan SF menjadi 1,163 dan menurunkan Uy menjadi 0,075 m, sehingga memenuhi batas penurunan maksimum 100 mm berdasarkan Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 03/M/BM/2024 .
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66402
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV