| dc.description.abstract | Pengadaan strategis (Strategic Sourcing) menjadi elemen penting dalam manajemen rantai
pasok modern, khususnya pada industri telekomunikasi yang memiliki ketergantungan tinggi
terhadap proses pengadaan material. PT. Telkom Gudang Telkom Jogja Jateng sebagai pusat
pengelolaan material untuk mendukung pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH)
telah menerapkan mekanisme pengelolaan pemasok yang terstruktur, namun proses pengadaan
yang berjalan belum sepenuhnya selaras dengan tahapan Strategic Sourcing sehingga belum
dapat dievaluasi secara sistematis. Selain itu, masih terdapat kesenjangan antara kondisi aktual
kinerja pengadaan dengan target yang telah ditetapkan perusahaan. Penelitian ini bertujuan
memetakan dan menganalisis kinerja proses pengadaan menggunakan Key Performance
Indicators (KPI) berbasis kerangka SCOR Digital Standard (SCOR DS) 14.0 pada perspektif
Strategic Sourcing, mengukur kesenjangan kinerja terhadap target perusahaan, serta
merumuskan usulan perbaikan berdasarkan Best Practice dan People SCOR DS 14.0, termasuk
kebutuhan pengembangan SDM melalui experience dan training. Penelitian menggunakan
metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan menghitung nilai aktual KPI berdasarkan
data operasional dan wawancara, membandingkannya dengan target, menganalisis akar
permasalahan pada KPI yang belum tercapai, kemudian menyusun usulan perbaikan yang
didukung kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 KPI yang diukur, 10
KPI telah mencapai target dan 10 KPI belum tercapai, dengan gap terbesar pada compliance
rate sertifikasi (73,53% dari target 90%), akurasi BOQ (76,92% dari target 90%), serta cost
estimation accuracy dan akurasi hasil survei (masing-masing 80% dari target 95%). Usulan
perbaikan mencakup rekomendasi Best Practice SCOR DS 14.0 dan pengembangan
kompetensi karyawan melalui experience dan training yang relevan dengan akar permasalahan
pada setiap tahapan pengadaan. | en_US |