• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis dan usulan perbaikan kinerja proses pengadaan berdasarkan SCOR DS 14.0 (Studi Kasus: PT. Telkom Gudang Telkom Jogja Jateng)

    Thumbnail
    View/Open
    22522354.pdf (3.347Mb)
    Date
    2026
    Author
    Mutiarani, Irma ‘Azzah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengadaan strategis (Strategic Sourcing) menjadi elemen penting dalam manajemen rantai pasok modern, khususnya pada industri telekomunikasi yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap proses pengadaan material. PT. Telkom Gudang Telkom Jogja Jateng sebagai pusat pengelolaan material untuk mendukung pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH) telah menerapkan mekanisme pengelolaan pemasok yang terstruktur, namun proses pengadaan yang berjalan belum sepenuhnya selaras dengan tahapan Strategic Sourcing sehingga belum dapat dievaluasi secara sistematis. Selain itu, masih terdapat kesenjangan antara kondisi aktual kinerja pengadaan dengan target yang telah ditetapkan perusahaan. Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis kinerja proses pengadaan menggunakan Key Performance Indicators (KPI) berbasis kerangka SCOR Digital Standard (SCOR DS) 14.0 pada perspektif Strategic Sourcing, mengukur kesenjangan kinerja terhadap target perusahaan, serta merumuskan usulan perbaikan berdasarkan Best Practice dan People SCOR DS 14.0, termasuk kebutuhan pengembangan SDM melalui experience dan training. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan menghitung nilai aktual KPI berdasarkan data operasional dan wawancara, membandingkannya dengan target, menganalisis akar permasalahan pada KPI yang belum tercapai, kemudian menyusun usulan perbaikan yang didukung kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 KPI yang diukur, 10 KPI telah mencapai target dan 10 KPI belum tercapai, dengan gap terbesar pada compliance rate sertifikasi (73,53% dari target 90%), akurasi BOQ (76,92% dari target 90%), serta cost estimation accuracy dan akurasi hasil survei (masing-masing 80% dari target 95%). Usulan perbaikan mencakup rekomendasi Best Practice SCOR DS 14.0 dan pengembangan kompetensi karyawan melalui experience dan training yang relevan dengan akar permasalahan pada setiap tahapan pengadaan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66372
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV