Show simple item record

dc.contributor.authorPrasetya, Adhitya Ardi
dc.date.accessioned2026-08-26T05:31:39Z
dc.date.available2026-08-26T05:31:39Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66367
dc.description.abstractPengadaan jasa konstruksi pemerintah merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan nasional yang dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip pengadaan barang/jasa pemerintah efisien, efektif, transparan, terbuka dan kompetitif, adil/tidak diskriminatif, serta akuntabel. Keberhasilan pelaksanaan pengadaan jasa tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang berlaku, tetapi juga oleh persepsi penyedia jasa sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor kemudahan dan efisiensi, perencanaan dokumen, transparansi, keadilan persaingan, netralitas dan objektivitas, serta keamanan dan akuntabilitas terhadap kualitas pengadaan jasa berdasarkan persepsi penyedia jasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang berasal dari perusahaan kontraktor yang pernah mengikuti tender pengadaan jasa konstruksi pemerintah, serta didukung oleh wawancara mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS melalui analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proses tender pengadaan jasa pekerjaan konstruksi pemerintah secara umum telah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait penyelesaian permasalahan umum dalam tahapan tender dan transparansi persyaratan teknis. Hasil analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pengadaan secara simultan (Uji F) dan parsial berpengaruh signifikan terhadap persepsi positif penyedia jasa konstruksi, dengan kontribusi koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 76,1%. Berdasarkan hasil pengujian statistik dan konfirmasi wawancara bersama informan, direkomendasikan adanya peningkatan kualitas keterbukaan informasi pada sistem tender elektronik serta evaluasi berkala terhadap syarat tender guna meminimalisir kendala prosedural bagi penyedia jasa konstruksi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengadaan jasa konstruksi, Kualitas pengadaan jasa, Persepsi penyedia jasaen_US
dc.titleAnalisis pengadaan jasa konstruksi pemerintah ditinjau dari penyedia jasa (Analysis of government construction service procurement from the perspective of service providers)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21511168


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record