Analisis pengadaan jasa konstruksi pemerintah ditinjau dari penyedia jasa (Analysis of government construction service procurement from the perspective of service providers)
Abstract
Pengadaan jasa konstruksi pemerintah merupakan salah satu instrumen penting dalam
mendukung pembangunan nasional yang dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip pengadaan
barang/jasa pemerintah efisien, efektif, transparan, terbuka dan kompetitif, adil/tidak diskriminatif,
serta akuntabel. Keberhasilan pelaksanaan pengadaan jasa tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang
berlaku, tetapi juga oleh persepsi penyedia jasa sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses
pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor kemudahan dan efisiensi,
perencanaan dokumen, transparansi, keadilan persaingan, netralitas dan objektivitas, serta keamanan
dan akuntabilitas terhadap kualitas pengadaan jasa berdasarkan persepsi penyedia jasa.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh
melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang berasal dari perusahaan kontraktor yang
pernah mengikuti tender pengadaan jasa konstruksi pemerintah, serta didukung oleh wawancara
mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS melalui analisis
statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda,
dan pengujian hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proses tender pengadaan jasa pekerjaan
konstruksi pemerintah secara umum telah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa
aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait penyelesaian permasalahan umum dalam tahapan
tender dan transparansi persyaratan teknis. Hasil analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis
menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pengadaan secara simultan (Uji F) dan parsial berpengaruh
signifikan terhadap persepsi positif penyedia jasa konstruksi, dengan kontribusi koefisien
determinasi (Adjusted R Square) sebesar 76,1%. Berdasarkan hasil pengujian statistik dan
konfirmasi wawancara bersama informan, direkomendasikan adanya peningkatan kualitas
keterbukaan informasi pada sistem tender elektronik serta evaluasi berkala terhadap syarat tender
guna meminimalisir kendala prosedural bagi penyedia jasa konstruksi.
Collections
- Civil Engineering [4889]
