• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi penggunaan kalsium karbonat sebagai terapi terkait gangguan mineral tulang pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    22613032.pdf (2.659Mb)
    Date
    2026
    Author
    Subakti, Tri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya gangguan mineral tulang (GMT). Pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis, gangguan ini berkaitan dengan ketidakseimbangan kalsium dan fosfat sehingga memerlukan terapi yang tepat, termasuk penggunaan pengikat fosfat seperti kalsium karbonat (CaCO3). Tujuan: Mengetahui profil karakteristik pasien PGK yang menjalani hemodialisis serta gambaran penggunaan CaCO3 sebagai terapi terkait gangguan mineral tulang di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional menggunakan data retrospektif yang diperoleh dari rekam medis pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode 2024–2025. Sampel penelitian sebanyak 230 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (53,91%), berusia >50 tahun (64,78%), berpendidikan menengah (59,13%), bekerja pada sektor nonformal (47,83%), menjalani hemodialisis <5 tahun (75,65%), dan memiliki komorbid hipertensi (99,57%). Sebanyak 97 pasien (42,17%) menerima terapi CaCO3, sedangkan 133 pasien (57,83%) tidak menerima terapi tersebut. Seluruh penggunaan CaCO3 diberikan dalam dosis 500 mg tiga kali sehari. Kesimpulan: CaCO3 merupakan satu-satunya terapi GMT yang ditemukan pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, penggunaannya diberikan pada 42,17% pasien dengan dosis 500 mg.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66357
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV