Analisis pengaruh kurs, Penanaman Modal Asing (PMA), konsumsi rumah tangga, dan inflasi terhadap ekspor Kota Batam periode 2010–2024
Abstract
Kota Batam, sebagai zona perdagangan bebas (FTZ), memiliki tanggung jawab
strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui aktivitas
perdagangan internasional. Kinerjanya dipengaruhi secara signifikan oleh
perubahan pada indikator makroekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mempelajari bagaimana kurs, Penanaman Modal Asing (PMA), konsumsi rumah
tangga, dan inflasi memengaruhi volume ekspor Kota Batam dari tahun 2010
hingga tahun 2024. Metode penelitian kuantitatif digunakan. Penelitian ini
menggunakan data tahunan runtut waktu sekunder (time series) (n = 15) dari Badan
Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Analisis data
menggunakan regresi linier berganda, metode Ordinary Least Squares (OLS), yang
diolah menggunakan EViews.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara serempak keempat variabel bebas
tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja ekspor Kota Batam. Secara
parsial, kurs berpengaruh negatif yang mencerminkan tingginya ketergantungan
industri manufaktur Batam pada bahan baku impor, sedangkan PMA, konsumsi
rumah tangga, dan inflasi berpengaruh positif. Besarnya kontribusi model
(Adjusted R-Squared) mencapai 0,5966 atau 59,66%. Hasil ini mengisyaratkan
bahwa pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan perlu memperkuat rantai
pasok industri domestik guna meredam risiko fluktuasi nilai tukar serta menjaga
kestabilan iklim investasi asing agar pertumbuhan ekspor di FTZ Batam tetap
terjaga.
Collections
- Economics [2702]
