Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA) pada komentar YouTube tentang perbandingan kamera Sony dan Canon menggunakan Multilingual BERT (mBERT)
Abstract
Perkembangan platform digital seperti YouTube menjadikan kolom
komentar sebagai sumber data opini publik yang kaya dan tidak terstruktur. Seiring
dengan hal tersebut, pengguna banyak menyampaikan pendapat mengenai berbagai
aspek kamera melalui komentar pada video YouTube. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi aspek kamera yang paling dominan dibahas, mengukur
performa model mBERT dalam mendeteksi aspek dan mengklasifikasikan
sentimen, serta menganalisis persepsi publik terhadap kamera Sony dan Canon
berdasarkan hasil Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA). Data diperoleh
melalui pengambilan komentar menggunakan YouTube Data API dengan total
27.446 komentar dari 52 video, kemudian melalui tahap preprocessing yang
meliputi proteksi nama produk, cleaning, case folding, normalisasi, dan filter
komentar tidak valid. Selanjutnya dilakukan identifikasi buzzer dan anomali
komentar menggunakan pendekatan rule-based dengan empat kriteria untuk
memisahkan komentar yang tidak merepresentasikan opini asli pengguna. Hasil
identifikasi menunjukkan bahwa sebesar 10,1% dari data terindikasi sebagai
buzzer, dan perbandingan sebelum dan sesudah pembersihan buzzer menunjukkan
perubahan distribusi sentimen yang relatif kecil. Pelabelan aspek dilakukan
menggunakan keyword-based rules terhadap delapan aspek kamera, yaitu Image
Quality, Video Quality, Autofocus, Low Light, Battery Life, Price, Ergonomics, dan
Lens Availability, sedangkan pelabelan sentimen dilakukan menggunakan VADER
untuk teks berbahasa Inggris dan InSet untuk teks berbahasa Indonesia dengan tiga
kategori yaitu positif, netral, dan negatif. Setelah proses filter relevansi aspek,
diperoleh dataset final sebanyak 10.431 komentar yang dibagi dengan rasio 80:20
menggunakan stratified sampling. Pemodelan dilakukan menggunakan fine-tuning
mBERT dengan dua model terpisah, yaitu Model 1 untuk deteksi aspek dan Model
2 untuk klasifikasi sentimen. Evaluasi model menggunakan confusion matrix
dengan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-Score. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Model 1 mencapai akurasi exact match sebesar 88,14% dengan micro F1-
Score sebesar 0,9703, sedangkan Model 2 mencapai akurasi sebesar 81,41%. Aspek
Image Quality menjadi aspek yang paling dominan dibahas oleh pengguna.
Berdasarkan perbandingan persentase sentimen positif per aspek, Sony unggul pada
lima aspek sedangkan Canon unggul pada tiga aspek, dengan kedua merek
mendapatkan sentimen positif yang dominan di seluruh aspek.
Collections
- Statistics [1327]
