Keabsahan kesepakatan EULA berbasis clickwrap tanpa opsi penolakan pada platform gim video
Abstract
Penelitian ini mengkaji keabsahan kesepakatan dalam End User License
Agreement (EULA) berbasis clickwrap pada platform gim video yang tidak
menyediakan opsi penolakan (decline) serta konsekuensi hukumnya apabila
persetujuan mengandung cacat kehendak. Metode yang digunakan adalah
penelitian yuridis normatif dengan pendekatan berbasis regulasi (statute approach)
dan konsep (conceptual approach); data berupa bahan hukum primer, sekunder,
dan tersier dianalisis secara deskriptif kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa
mekanisme clickwrap tanpa opsi decline menghasilkan tindakan afirmatif
pengguna yang secara yuridis menandai tercapainya kesepakatan melalui
penerimaan secara elektronik. Akan tetapi kondisi tersebut berpotensi melemahkan
kualitas kehendak bebas serta menempatkan pengguna pada posisi ketergantungan
terhadap akses layanan baik secara ekonomi maupun fungsional, sehingga
persetujuan berisiko menjadi semu atau yang juga disebut sebagai illusory consent.
Lemahnya kehendak bebas dan ketidakseimbangan posisi tersebut membuka
kemungkinan terjadinya cacat kehendak yang berdampak pada status perjanjian
yang dapat dibatalkan (voidable), termasuk implikasi hukum berupa tuntutan ganti
kerugian sesuai kerangka hukum perdata yang berlaku.
Collections
- Law [3916]
